warna.co, Bengkulu Utara – Penampakan wisata religi di Desa Sumber Agung, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara menarik perhatian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 79 Kolaborasi UNILA, Itera dan UNIB.
Pasalnya dari ragam suku, budaya dan agama hampir 50 persen penduduk desa Sumber Agung Bali yang beragama Hindu. Namun masyarakatnya hidup berdampingan dengan menjunjung toleransi yang kuat. Hal ini menunjukan adanya kekayaan kultural yang unik dan menarik untuk diungkap.
Sehingga, dalam program kerja unggulan mahasiswa KKN tersebut mempublikasikan kekayaan religi Desa Sumber Agung, yang perlu diketahui oleh seluruh masyarakat luas.melalui video dokumenter.
“Melalui video dokumenter wisata religi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan mengetahui keberadaan wisata religi di Desa Sumber Agung. Ini adalah cara kami untuk memperkenalkan budaya dan tradisi yang ada di sini kepada dunia luar,” ujar Koordinator Desa KKN, Jumi Sandani, belum lama ini.
Mahasiswa KKN mengungkap, keindahan dan kekayaan religi Desa Sumber Agung pada program kerja unggulan ini mengangkat tema “Menelisik Kekayaan Religi: Video Dokumenter Wisata Religi Hindu di Desa Sumber Agung, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara”.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan video dokumenter, tetapi juga melibatkan penduduk setempat dalam proses pengumpulan data dan pembuatan konten. Mahasiswa KKN bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama Hindu di desa ini untuk mendapatkan informasi yang akurat dan mendalam mengenai berbagai situs religi dan upacara keagamaan yang ada.






