Jelang Idul Adha, Disdag Infokan Harga Bahan Pokok Naik

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bandar Lampung, M. Yusuf- doc Warna.co
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bandar Lampung, M. Yusuf- doc Warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Menjelang hari besar keagamaan Idul Adha, Dinas Pangan Kota Bandar Lampung mengonfirmasi bahwa harga bahan pokok mengalami kenaikan.

Plt Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Mohammad Yusuf, menyatakan bahwa pada H-4 Idul Adha, beberapa bahan pokok telah menunjukkan peningkatan harga yang signifikan.

Bacaan Lainnya

Untuk memantau situasi ini, Dinas Pangan Kota Bandar Lampung melakukan inspeksi di tiga pasar dan satu lapak hewan kurban.

“Pasar yang dikunjungi Tamin, Way Halim, dan Tugu untuk mengecek ketersediaan dan distribusi bahan pokok,” ungkap Yusuf.

Mohammad Yusuf menyatakan bahwa pihaknya sedang mengantisipasi kenaikan harga beras, mengingat ketersediaan beras dari petani mulai menipis dan pemerintah telah menaikkan harga eceran tertinggi beras.

“Kita tahu bahwa harga beras sempat turun karena banyak daerah yang panen raya, tetapi sekarang berasnya sudah habis. Pemerintah sudah menetapkan harga tertinggi Rp 14.900. Kita harus mempersiapkan rasionalisasi karena di pasar pasti akan ada kenaikan harga dan stok menipis. Semoga stok bisa bertahan hingga akhir tahun,” jelasnya.

Dari data hasil sidak Yusuf merincikan sebagai berikut :

Pasar Tamin

Di Pasar Tamin, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Beras SPHP yang semula seharga Rp 54.500 menjadi Rp 60.000 per 5 kilogram, mengikuti kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium dan medium secara nasional.

Gula pasir mengalami kenaikan dari Rp 17.000 menjadi Rp 18.000 per kilogram. Cabai setan yang sebelumnya seharga Rp 40.000 kini menjadi Rp 60.000 per kilogram. Cabai merah naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau dari Rp 40.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram. Bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp 35.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram.

Pemantauan di Pasar Way Halim

Di Pasar Way Halim, ketersediaan dan distribusi bahan pangan diklaim aman meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditi. Cabai setan dan cabai merah naik dari Rp 45.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram. Bawang merah naik dari Rp 45.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Beras SPHP mengalami kenaikan dari Rp 54.500 menjadi Rp 62.500 per 5 kilogram. Namun, beberapa komoditi mengalami penurunan harga seperti beras medium asalan yang turun dari Rp 12.500 menjadi Rp 11.000 per kilogram, daging ayam turun dari Rp 30.000 menjadi Rp 27.000 per kilogram, dan telur turun dari Rp 28.500 menjadi Rp 28.000 per kilogram.

Kondisi di Pasar Tugu

Di Pasar Tugu, Dinas Pangan menjamin ketersediaan dan distribusi bahan pangan pokok dalam kondisi aman. Harga bahan pokok relatif stabil tanpa kenaikan yang signifikan. Beras kualitas premium dan medium banyak tersedia dengan harga beras premium mencapai Rp 62.500 per 5 kilogram dan beras medium Rp 11.000 per kilogram.

Minyak goreng dijual seharga Rp 16.000 per liter, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, telur Rp 28.000 per kilogram, dan daging sapi Rp 125.000 per kilogram.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *