Keren! Dosen UBL Latih Alumni ODGJ dengan Teknik Ecoprint Kukus

Warna.co, Lampung Tengah – Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan sosial di tengah masyarakat.

Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim dosen UBL melatih para alumni rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Pondok Pesantren Jolo Sutro, Kampung Adijaya, Lampung Tengah, dengan keterampilan ecoprint menggunakan teknik kukus.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dunia akademik dapat berperan langsung dalam memberdayakan kelompok masyarakat yang selama ini kerap termarjinalkan.

Ketua pelaksana kegiatan, Noning Verawati menjelaskan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.

“Program PKM kali ini menyasar alumni rehabilitasi ODGJ yang kerap mendapat stigma negatif, meskipun telah dinyatakan sehat oleh pengelola pondok pesantren. Kami dari UBL berupaya membekali mereka dengan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian mereka di tengah masyarakat,” ujar Noning.

Kegiatan pelatihan ini mendapatkan sambutan hangat dari pengelola Pondok Pesantren Jolo Sutro, Kyai Agus Maksum Syaefuddin, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusi kampus dalam pemberdayaan santri dan alumni pondok pesantren.

“Keterampilan yang diberikan oleh UBL merupakan bagian dari mimpi saya untuk menjadikan pondok ini lebih berdaya dan mandiri. Alhamdulillah, satu per satu kini mulai terwujud. Kampus UBL benar-benar memberikan dampak yang luar biasa,”  tuturnya di sela-sela kegiatan pelatihan.

Sebelumnya, tim dosen UBL juga telah memberikan pelatihan ecoprint dengan teknik pukul sebagai alternatif terapi kreatif bagi pengasuh dan alumni pondok pesantren.

Kedua teknik tersebut tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga menjadi media ekspresi diri yang positif dan produktif.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari hibah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2025.

Adapun tim pelaksana terdiri dari Noning Verawati, Budhi Waskito, dan Trenggono Pujosakti.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para alumni rehabilitasi ODGJ dapat lebih percaya diri, mandiri, dan mampu berkontribusi secara positif di lingkungan sekitarnya.****

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *