Firdaus Beri Himbauan Media dan Jurnalis Binaan SMSI jelang Pilkada 2024

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia Pusat, Firdaus- warna.co
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia Pusat, Firdaus- warna.co

Warna.co, Jakarta – Pilkada 2024 membutuhkan partisipasi aktif dari penyelenggara pemilu dan peserta, dan juga kerjasama dari seluruh elemen masyarakat serta awak media agar proses pemilihan dapat berlangsung dengan aman, damai, tertib, dan bebas dari kecurangan.

Oleh karena itu, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus menghimbau, media dan jurnalis yang perusahaannya tergabung dalam SMSI untuk menghindari penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks).

Bacaan Lainnya

Firdaus mengingatkan bahwa pemberitaan yang mengandung unsur kebencian atau hoaks dapat merusak ketentraman masyarakat, yang saat ini tengah bersiap untuk melaksanakan pemilu daerah.

“Hal ini berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan pendukung calon kepala daerah. Ini jangan sampai terjadi,” tegasnya.

SMSI, kata Firdaus, merupakan organisasi yang menaungi sekitar 2.600 pengusaha media siber di Indonesia. Menyikapi hal tersebut, SMSI memberikan beberapa himbauan sebagai upaya untuk menjaga ketertiban dan kelancaran Pilkada 2024, di antaranya:

  1. Berhenti Menyebarkan Hoaks dan Ujaran Kebencian
    Para pengelola media diharapkan untuk tidak terlibat dalam penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian di media sosial, demi menciptakan Pilkada serentak yang aman dan damai.
  2. Pemberitaan yang Seimbang
    SMSI mengimbau agar media memberikan pemberitaan yang objektif, seimbang, dan tidak memihak, serta mendorong seluruh komponen masyarakat untuk mendukung Pilkada yang demokratis dan bermartabat.
  3. Ciptakan Suasana Pemilu yang Aman
    Anggota SMSI diajak untuk bekerja sama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai selama pemilu, serta menghentikan praktik politik uang (money politics) yang merusak integritas pemilihan.
  4. Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah
    SMSI mendukung peningkatan kerjasama dan soliditas antara TNI, Polri, dan Pemerintah untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan lancar tanpa gesekan sosial yang signifikan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *