Yuni Karnelis Ajak Remaja Amalkan Nilai Pancasila dalam Pergaulan Sehari-hari

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Yuni Karnelis.
Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Yuni Karnelis.

Warna.co, Bandar Lampung — Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Yuni Karnelis, mengajak sekaligus mendorong para remaja untuk senantiasa mengamalkan dan memaknai nilai-nilai ideologi Pancasila dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Yuni Karnelis saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang berlangsung di Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB), Selasa (2/12/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Yuni menekankan bahwa pengamalan Pancasila tidak harus dimulai dari hal-hal besar, melainkan bisa diterapkan melalui tindakan sederhana yang memiliki dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar, khususnya bagi kalangan remaja.

“Remaja bisa memulai dengan hal kecil, seperti memulai hari dengan doa atau refleksi singkat, serta saling menghargai perbedaan keyakinan di antara teman-teman. Ini merupakan wujud nyata pengamalan sila Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Yuni.

Ia juga mendorong para remaja untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang bersifat inklusif, seperti bakti sosial lintas agama, sebagai sarana mempererat kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, anggota DPRD yang bertugas di Komisi I ini menjelaskan bahwa nilai sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dapat diwujudkan melalui sikap saling peduli dan empati. Remaja diharapkan mampu menjadi pendengar yang baik, membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, serta menghormati perbedaan pendapat.

“Remaja juga bisa terlibat dalam kegiatan sukarelawan, seperti mengunjungi panti asuhan atau membersihkan lingkungan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang mencerminkan nilai kemanusiaan,” jelasnya.

Selain itu, Yuni Karnelis mengajak para remaja untuk aktif dalam organisasi sekolah maupun komunitas. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat melatih kepemimpinan, membiasakan musyawarah untuk mufakat, serta mengajarkan cara menyampaikan pendapat secara santun melalui diskusi dan debat yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Yuni juga memberikan sejumlah pesan kepada generasi muda agar menjadi teladan di lingkungannya. Ia mendorong remaja untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dengan menyebarkan pesan-pesan positif, melawan hoaks, serta mempromosikan persatuan dan kebersamaan.

“Jadikan pergaulan sebagai ruang belajar bersama, saling mengingatkan, dan berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *