Warna.com, Bandar Lampung – Hujan deras yang melanda wilayah Bandar Lampung menyebabkan tanggul Citra Garden jebol, mengakibatkan banjir yang melanda puluhan rumah di sekitar perumahan tersebut, Jumat (12/4/2024).
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Teluk Betung Barat, termasuk Kelurahan Olok Gading, Kelurahan Bakung, Kelurahan Kuripan, dan Kelurahan Sukarame 2. Total 22 RT dilaporkan terendam banjir akibat insiden ini.
Warga setempat menegaskan bahwa banjir kali ini disebabkan oleh jebolnya tanggul perumahan Citra Garden. Mereka mengungkapkan kekhawatiran atas kejadian ini yang telah terulang beberapa kali sebelumnya, seperti yang dijelaskan oleh seorang warga bernama Ijal dari Kelurahan Bakung, yang mengatakan bahwa ini adalah kali ketiga wilayahnya terkena banjir dalam beberapa tahun terakhir.
”Air ini tumpahan dari tanggul Citra Garden, dan tadi kita sudah konsultasi ke pihak Citra Garden , dan akan ada peninjauan. Kejadian ini terjadi di tahun 2015, 2017, dan yang terparah tahun 2024 ini,” paparnya.
Pemerintah setempat juga turut merespons keluhan warga. Walikota Eva Dwiana langsung meninjau lokasi tanggul yang jebol di perumahan Citra Garden. Dia menyatakan bahwa banjir ini merupakan dampak langsung dari jebolnya tanggul tersebut, dan menekankan pentingnya penyelesaian yang cepat untuk mengatasi masalah ini.
”Pihak pemerintah kota akan berkoordinasi dengan pemilik perumahan Citra Garden untuk menyelesaikan masalah ini dengan segera,” ungkap Eva Dwiana.
Eva Dwiana, juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang terdampak, serta menjanjikan bantuan baik berupa sembako maupun bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat banjir.
”Tanggul yang jebol tersebut diduga akibat tingginya curah hujan, yang kemudian membanjiri rumah-rumah warga. Upaya perbaikan langsung dilakukan oleh pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU),” paparnya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat lokal dapat terjalin dengan baik untuk mengatasi dampak banjir dan mencegah kejadian serupa di masa depan.***






