Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menambah sebanyak 38 Unit kendaraan Pengakut sampah, berserta sarana pendukung lainnya.
Tahun anggaran 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kebersihan kota.
Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program peremajaan kendaraan operasional DLH.
Dimana, hal ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan kecepatan pelayanan pengangkutan sampah di seluruh kecamatan Kota Bandar Lampung.
“Pada tahun 2026 kami akan menambahkan sebanyak 38 unit sarana dan prasarana angkutan sampah,” ujar Yusnadi, Jumat, 21 November 2025.
Penambahan Armada Sampah Untuk TPA Bakung

Yusnadi menjelaskan bahwa saat ini DLH memiliki sekitar 67 unit armada yang masih dalam kondisi layak dan beroperasi. Sejumlah kendaraan yang tidak lagi memenuhi standar operasional telah dikeluarkan dari daftar aset dinas sebagai bagian dari proses peremajaan.
Dengan tambahan 38 unit pada 2026, total armada operasional DLH akan mendekati seratus unit. Penambahan ini dinilai penting untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk serta meningkatnya volume sampah harian di Kota Bandar Lampung.
“Sebelumnya kami juga telah melakukan peremajaan sekitar 23 unit,” tambahnya, menegaskan bahwa peningkatan armada dilakukan secara bertahap.
Selain memperkuat layanan pengangkutan di permukiman, pengadaan armada baru ini juga diarahkan untuk meningkatkan layanan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung. Sebagai pusat pengolahan sampah kota, TPA Bakung membutuhkan dukungan logistik yang optimal agar operasional berjalan efisien.
“Kami sudah mulai mengarah ke sana. Harapannya, pada 2025 perbaikan signifikan dapat terwujud, dan pada 2026 fokus kami adalah memperkuat kendaraan serta fasilitas agar layanan kebersihan kota semakin maksimal,” kata Yusnadi.
Ia optimistis bahwa langkah strategis ini akan memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan dan menjadikan Kota Bandar Lampung semakin bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.***






