Stok Ayam Potong Aman,  Pemkot Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bandar Lampung, M. Yusuf- doc Warna.co
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bandar Lampung, M. Yusuf- doc Warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan makanan pokok seperti daging ayam, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk menjamin stok ayam potong selama bulan suci ini.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkot Bandar Lampung, M. Yusuf, stok daging ayam di Bandar Lampung hingga Idul Fitri tahun ini telah dipastikan aman. Ketersediaan ayam potong di Bandar Lampung telah dipantau secara cermat, dan hasilnya menunjukkan bahwa stok tersebut mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Pada minggu pertama bulan Maret 2024, kebutuhan ayam potong di Bandar Lampung mencapai 619 ton,” ujar Yusuf, Selasa (12/3/2024).

Hal ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan kebutuhan pada tahun sebelumnya, yang sebanyak 513 ton.

”Meskipun jumlahnya meningkat, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berhasil memastikan bahwa stok ayam potong tetap tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan,” jelas dia.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Kadis Pertanian dan Peternakan Pemkot Bandar Lampung, Erwin, menjelaskan bahwa sebagian stok ayam boiler di Bandar Lampung dipasok dari daerah lain.

“Umumnya, ayam boiler didatangkan dari luar Bandar Lampung karena kendang-kandang ayam berada di kabupaten lain,” ungkap Erwin.

Meskipun begitu, Pemerintah Kota Bandar Lampung tetap menjamin bahwa pasokan ayam potong dalam kota tetap aman.

Informasi terkait harga-harga bahan pokok juga disampaikan melalui situs resmi Pemerintah Kota Bandar Lampung, siagabapokbandarlampung. Harga-harga tersebut, seperti daging ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam kampung, telah diumumkan agar masyarakat dapat merencanakan belanja dengan lebih baik selama bulan Ramadan.

Dalam situs tersebut, tercatat bahwa harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional mencapai Rp42 ribu per kilogram. Sedangkan harga-harga cabai bervariasi, dengan cabai rawit lokal dijual seharga Rp60 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp62 ribu per kilogram, cabai merah besar Rp115 ribu per kilogram, dan cabai rawit caplak juga seharga Rp60 ribu per kilogram.

Harga bawang merah dan putih pun telah dicantumkan, masing-masing seharga Rp32 ribu dan Rp42 ribu per kilogram. Tak ketinggalan, telur ayam kampung juga tersedia dengan harga Rp65 ribu per kilogram.

Dengan ketersediaan stok ayam potong yang terjamin dan informasi harga bahan pokok yang transparan, diharapkan masyarakat Bandar Lampung dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan lancar.

Pemerintah Kota Bandar Lampung tetap berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan ketersediaan bahan makanan pokok serta kebutuhan lainnya, agar masyarakat dapat merayakan bulan Ramadan dengan penuh keberkahan dan kesejahteraan.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *