Pemulihan Talud Jebol di Bandar Lampung Dilakukan dengan Mobilitas 50 Pekerja

Selain menerjunkan 50 pekerja, pemulihan talud jebol yang dilaksanakan Dinas Pu Kota Bandar lampung juga dibantu Personel TNI Kodim 0410/KBL -warna.co
Selain menerjunkan 50 pekerja, pemulihan talud jebol yang dilaksanakan Dinas Pu Kota Bandar lampung juga dibantu Personel TNI Kodim 0410/KBL -warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Bandar Lampung belum sepenuhnya usai. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota saat ini telah menggerakkan kekuatan besar untuk memperbaiki kerusakan, yang disebabkan oleh jebolnya 13 talud akibat banjir tersebut.

Menurut Plt. Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Muhaimin, dalam proses pemulihan talud jebol, Dinas PU mengerahkan sebanyak 50 pekerja yang memperbaiki talud sungai yang rusak akibat banjir yang tersebar di lima kecamatan Kota Bandar Lampung.

Bacaan Lainnya

“Kami telah mengerahkan 50 pekerja untuk melakukan pemulihan pada 13 talud yang mengalami kerusakan akibat banjir,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Selasa (12/3/2024).

Namun proses pemulihan tidaklah mudah, Muhaimin mengatakan bahwa perkembangan pekerjaan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Namun pihaknya berupaya agar menyelesaikan perbaikan talud jebol pada pekan ini.

“Kami harus memperhatikan kondisi cuaca karena hujan dapat menghambat kemajuan pekerjaan di lapangan,” jelasnya.

Muhaimin mengungkapkan, dalam hal pembiayaan dana yang digunakan berasal dari anggaran rutin Dinas PU. Namun, dia tidak dapat memberikan angka pasti mengenai jumlah dana yang dialokasikan untuk pemulihan talud tersebut.

“Kami tidak dapat menyebutkan angka pastinya karena dana yang digunakan berasal dari anggaran rutin. Oleh karena itu, kami tidak dapat memperkirakan secara pasti jumlahnya,” ujarnya.

Selain fokus pada pemulihan talud, pihak berwenang juga memiliki rencana untuk melakukan peremajaan sungai guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Sementara Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa talud-talud yang sedang diperbaiki tersebar di lima kecamatan, yaitu Rajabasa, Kedaton, Tanjungkarang Barat, Way Halim, dan Tanjungsenang.

“Kami juga akan memfokuskan upaya pada peremajaan sungai untuk mengatasi risiko banjir yang lebih luas,” tambahnya.

Pemulihan talud dan peremajaan sungai bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan mobilitas pekerja yang tinggi dan perencanaan yang matang, diharapkan kota Bandar Lampung dapat segera pulih sepenuhnya dari dampak banjir yang menghantamnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah setempat, diharapkan risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalkan, memberikan perlindungan yang lebih baik bagi penduduk serta infrastruktur kota.****

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *