Kasus DBD Capai 382, Diskes Bandar Lampung Himbau Gerakan 3M Plus

Warna.co, Bandar Lampung– Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 382 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi hingga November 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan peningkatan kasus masih perlu diwaspadai meski tren bulanan menurun sejak awal tahun.

“382 kasus. Dengan rincian Januari 58 kasus, Februari 57 kasus, Maret 49 kasus, April 46 kasus, Mei 42 kasus, Juni 31 kasus, Juli 26 kasus, Agustus 28 kasus, September 20 kasus, Oktober 20 kasus, dan November 5 kasus, ” ungkapnya, Kamis (20/11/2025).

Ia menyebut ada 78 Kelurahan Endemis, dimana Rajabasa Indah Catat Kasus Tertinggi. “Sebanyak 78 kelurahan masuk kategori endemis, sementara 48 kelurahan bersifat sporadis,” ungkapnya.

Brosur penerapan 3M himbauan dari Dinkes Bandar Lampung - warna.co
Brosur penerapan 3M himbauan dari Dinkes Bandar Lampung – warna.co

Puskesmas Diminta Respons Cepat Lewat Penyelidikan Epidemiologi

Muhtadi menegaskan bahwa setiap kali ditemukan kasus baru, puskesmas wajib melakukan penyelidikan epidemiologi di lingkungan sekitar pasien untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Ia menyebutkan, wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah menjadi yang tertinggi dengan 49 kasus, disusul Puskesmas Bakung 34 kasus dan Puskesmas Sumur Batu 29 kasus.

Diskes mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus.

“Gerakan 3M Plus yakni menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Sementara langkah Plus mencakup tindakan tambahan seperti menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, memakai lotion anti nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan.****

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *