Bandar Lampung Warna.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menargetkan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2 miliar dari gelaran Bandar Lampung Expo 2025 yang akan digelar pada 12–19 Juli 2025 di Gedung Graha Mandala.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung, sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah yang dikemas dalam nuansa ekonomi rakyat.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan bahwa pihaknya optimis penyelenggaraan expo tahun ini akan mampu mendorong kontribusi signifikan terhadap PAD, seiring dengan tingginya antusiasme pelaku UMKM yang akan berpartisipasi.
“Kami targetkan nilai transaksi dari para pelaku usaha bisa mencapai Rp 2 miliar. Ini menjadi salah satu cara konkret pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Wilson, Sabtu (22/6/2025).
Dengan anggaran pelaksanaan sebesar Rp 400 juta, Pemkot akan menggandeng event organizer (EO) profesional untuk mengelola teknis kegiatan. Salah satu daya tarik utama ialah hadirnya lebih dari 100 pelaku UMKM, yang sebagian besar bergerak di sektor kuliner.
“Expo ini memang akan lebih difokuskan ke UMKM kuliner. Stand-stand akan diisi oleh para pelaku usaha dari berbagai kecamatan, tidak hanya yang berada di bawah OPD,” jelasnya.
Wilson menyebut, konsep yang diusung pada expo kali ini adalah mendekatkan pasar langsung ke masyarakat, serta menciptakan ruang interaksi antara pelaku usaha dengan calon pelanggan secara terbuka dan menarik.
Untuk semakin menarik minat masyarakat, Pemkot juga berencana menghadirkan hiburan dari artis nasional. Namun, detail nama dan format pertunjukan masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut dengan penyelenggara.
“Soal hiburan dan artis, kami sedang bahas khusus. Tapi prinsipnya, kami ingin Expo ini meriah dan berdampak luas, tidak hanya dari sisi ekonomi tapi juga semangat perayaan ulang tahun kota,” tambah Wilson.






