Perekonomian Lampung Tumbuh 4,81 Persen, Sektor Pertanian Jadi Pendorong Utama

Foto Pertanian Sumber IdaT Pixabay.com
Foto Pertanian Sumber IdaT Pixabay.com

Warna.co, Bandar Lampung – Provinsi Lampung menunjukkan kinerja ekonomi yang positif di triwulan III 2024 dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,81 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (y-on-y).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Lampung pada triwulan ini tercatat mencapai Rp125,59 triliun dalam nilai nominal (ADHB) dan Rp72,90 triliun jika dihitung dengan harga konstan (ADHK).

Bacaan Lainnya

Kepala BPS Provinsi Lampung, Atas Parlindungan Lubis, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikasi positif bagi perekonomian Lampung. “Perekonomian Provinsi Lampung mengalami pertumbuhan sebesar 4,81 persen bila dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2023,” jelasnya dalam rilis yang disampaikan secara daring pada 5 Oktober 2024.

Dari sisi pertumbuhan bulanan, PDRB Lampung juga mencatatkan kenaikan 0,75 persen dibandingkan dengan triwulan II 2024. Secara kumulatif, pertumbuhan dari triwulan I hingga III 2024 mencapai 4,33 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada sektor ekonomi, pertanian tetap menjadi sektor dominan di Provinsi Lampung, dengan kontribusi sebesar 27,34 persen terhadap PDRB. Meskipun secara umum sektor pertanian mengalami kontraksi sebesar 1,14 persen pada triwulan III 2024, kontribusinya tetap signifikan, diikuti oleh sektor industri pengolahan yang berkontribusi 19,41 persen dan sektor perdagangan yang menyumbang 13,97 persen.

Ketiga sektor utama ini—pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan—secara keseluruhan menyumbang sekitar 60,73 persen terhadap PDRB Lampung. Meskipun sektor pertanian mengalami penurunan, sektor industri pengolahan dan perdagangan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi, masing-masing sebesar 10,54 persen dan 7,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya (y-on-y).

“Beberapa faktor pendukung pertumbuhan ini antara lain peningkatan mobilitas masyarakat, arus barang, kegiatan industri makanan, serta berbagai acara festival dan kegiatan politik yang memacu kegiatan ekonomi menjelang pilkada serentak,” kata Atas Parlindungan Lubis, menjelaskan pendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.

Sektor transportasi dan pergudangan tercatat sebagai sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu 10,97 persen secara tahunan (y-on-y). Sektor industri pengolahan juga memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan sebesar 10,54 persen. Selain itu, sektor jasa lainnya mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,50 persen, turut mendukung pemulihan ekonomi daerah.

Sementara itu, sektor lainnya seperti pengadaan listrik dan gas mengalami kontraksi, mencatatkan penurunan produksi yang mengurangi kontribusinya terhadap PDRB.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Lampung dengan kontribusi 60,94 persen terhadap PDRB. Komponen ini tumbuh sebesar 4,95 persen dibandingkan triwulan yang sama pada tahun 2023. Selain itu, ekspor barang dan jasa juga memberikan kontribusi yang besar, dengan pertumbuhan sebesar 14,01 persen, didorong oleh peningkatan volume dan nilai ekspor, baik untuk tujuan luar negeri maupun antar daerah.

Namun, ada penurunan pada komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), yang hanya tumbuh sebesar 1,30 persen, menunjukkan adanya penurunan dalam investasi tetap di daerah ini.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Lampung terjadi merata di seluruh kabupaten dan kota. Kabupaten Lampung Tengah mencatatkan kontribusi terbesar terhadap PDRB provinsi, mencapai 20,21 persen, diikuti oleh Kota Bandar Lampung yang memberikan kontribusi sebesar 16,07 persen, serta Kabupaten Lampung Selatan dengan kontribusi 12,44 persen.

Di sisi lain, Kabupaten Mesuji menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di triwulan III 2024, mencapai 7,32 persen, sementara Kabupaten Lampung Barat mencatatkan pertumbuhan terendah, hanya 0,93 persen.

Ke depan, Lampung diharapkan dapat terus mempertahankan pertumbuhannya, didorong oleh berbagai sektor utama yang mendukung perekonomian daerah. Dengan peningkatan sektor industri dan perdagangan, serta keberlanjutan aktivitas ekspor, perekonomian Lampung memiliki potensi untuk terus berkembang.

Data lebih rinci mengenai PDRB per kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk Triwulan III 2024 akan tersedia di situs web BPS pada 16 Desember 2024.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *