Warna.co, Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 tak hanya menjadi ajang hiburan dan pameran pembangunan. Bagi banyak warga, kegiatan tahunan ini juga menjadi kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan tanpa dipungut biaya.
Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat yang mendatangi stan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung di Gedung Graha Mandala Alam. Hingga beberapa hari pelaksanaan expo, sekitar seribu pengunjung telah memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan.
Beragam layanan bisa diakses masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi dengan tenaga medis, hingga edukasi kesehatan melalui layanan Pojok Cantik.
Tak sedikit pengunjung yang datang untuk memastikan kondisi kesehatannya, sementara lainnya memanfaatkan kesempatan berkonsultasi mengenai pola hidup sehat dan cara mencegah berbagai penyakit.
Selain layanan pemeriksaan, tenaga kesehatan juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sejumlah penyakit yang masih menjadi perhatian, seperti tuberkulosis (TBC), demam berdarah dengue (DBD), HIV/AIDS, hingga penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi, mengatakan tingginya jumlah pengunjung menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Selama pelaksanaan Bandar Lampung Expo, stan Dinas Kesehatan telah dikunjungi sekitar seribu orang. Sebagian besar datang untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sementara yang lainnya berkonsultasi dan mendapatkan edukasi mengenai kesehatan,” ujarnya.
Menurut Muhtadi, kehadiran layanan kesehatan di tengah keramaian expo merupakan cara untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan konsep yang lebih santai dan mudah dijangkau, warga diharapkan semakin terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Ia menegaskan bahwa deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit berkembang menjadi lebih serius. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu sampai sakit untuk mulai memeriksakan kesehatannya.
“Kami berharap masyarakat semakin rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, dan tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan pemerintah sebagai langkah pencegahan penyakit sejak dini,” katanya.
Melalui layanan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap budaya hidup sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, dan deteksi dini diharapkan menjadi kebiasaan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus menekan risiko berbagai penyakit di Kota Bandar Lampung.
Bandar Lampung Expo pun membuktikan bahwa sebuah pameran bukan hanya menjadi ruang hiburan dan promosi pembangunan, tetapi juga dapat menjadi sarana menghadirkan layanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***






