Warna.co, Bandar Lampung – Pelaksanaan program berobat gratis digencarkan, melalui respons cepat dalam menanggapi permintaan bantuan biaya pengobatan. Sebagai kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, terhadap kesejahteraan warganya.
Hal ini terjadi saat Camat Labuhan Ratu, Septia Isparina, memberikan respon yang sigap terhadap permintaan bantuan dari seorang warganya yang mengidap Hydrocepalus (pembesaran di kepala), Kamis (18/1/2024).
Dalam laporan yang diterima, terungkap bahwa Pemkot Bandar Lampung memiliki program kesehatan yang bertujuan untuk menanggung biaya pengobatan pasien, yang menderita berbagai penyakit serius.
“Program berobat gratis Pemkot Bandar Lampung ini juga menjamin biaya pengobatan penyakit serius, mulai dari gagal jantung, gagal ginjal, hydrocepalus dan gangguan jaringan lainnya yang memerlukan perawatan di Jakarta,” ungkap Septia Isparina.
Maka, warganya yang beralamat di Jalan Untung Suropati Gg Sepakat 04 (Stasiun Labuhan Ratu) Labuhan Ratu Raya LK II, RT 02 mengajukan permohonan bantuan pengobatan tersebut. Dan pihak kecamatan langsung memberikan respons yang cepat.
“Kami segera meneruskan laporan kepada Dinas Sosial agar segala sesuatunya segera diurus. Kami juga telah memerintahkan kepada lurah dan RT untuk mendatangi rumah yang bersangkutan guna menyelesaikan berkas administrasi, serta mengecek kondisi balita yang membutuhkan perawatan,” ungkap camat yang akrab disapa Rina tersebut.
Rina mengaku, bahwa bantuan biaya akomodasi pengobatan yang disediakan oleh Pemkot Bandar Lampung dapat meringankan beban keluarga tersebut.
“Kami berharap agar proses administrasi dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga anka tersebut dapat melanjutkan pengobatan. Kami juga mendorong orang tua untuk tetap semangat demi kesembuhan anaknya, dan kami semua akan mendoakan yang terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, warga yang bersangkutan menyampaikan rasa syukurnya atas respons cepat yang ditunjukkan oleh Camat Labuhan Ratu.
“Alhamdulillah, respon yang cepat dari ibu camat sangat menguatkan kami. Terima kasih kepada pemerintah kota atas segala bantuannya,” ujarnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia 1 tahun menderita penyakit Hydrocepalus dan memerlukan pengobatan di Jakarta.
“Saya berencana membawa anak saya ke Jakarta untuk pengobatannya. Mohon doanya untuk kesembuhan anak saya,” tutupnya.***






