Warna.co, Bandar Lampung – Penyaluran air bersih yang digalakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, secara konsisten dipetakan enam titik lokasi terdampak kemarau.
Kepala BPBD Bandar Lampung, Wakhidi menjelaskan bahwa sejak Juli 2024 pihaknya secara rutin mengirimkan bantuan air bersih ke kecamatan yang mengalami krisis air.
“Kami fokus menyalurkan bantuan ke Kecamatan Sukabumi, terutama di daerah Way Laga, Way Gubak, dan Campang Jaya. Setiap hari, kami mampu mendistribusikan air bersih ke enam lokasi yang membutuhkan,” ungkap Wakhidi pada Jumat (27/9/2024).
Program penyaluran air bersih ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi dampak kekeringan. Dengan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mempercepat pendistribusian dan memastikan bantuan tepat sasaran.
“Meskipun beberapa wilayah sempat diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, pihak BPBD tetap siaga untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Selama masih dibutuhkan, kami akan terus mendistribusikan air,” jelas Wakhidi.
Ia juga menekankan pentingnya adanya koordinasi antara warga dan perangkat daerah mulai dari RT, lurah, hingga camat, untuk memastikan daerah-daerah yang terdampak kekeringan segera mendapatkan bantuan.
“Kami mengajak masyarakat yang mengalami kekeringan untuk segera melapor kepada RT atau lurah setempat. Dengan demikian, informasi tersebut dapat diteruskan ke pihak kecamatan, dan BPBD dapat segera mengirimkan bantuan air bersih,” tambahnya.
BPBD menegaskan kesiapan mereka untuk terus menyalurkan air bersih setiap kali ada permintaan dari masyarakat. Sinergi yang baik antara warga dan pemerintah setempat menjadi kunci utama dalam penanganan dampak kekeringan dengan cepat dan efektif.
“Kami selalu siaga untuk membantu masyarakat. Jangan ragu untuk melapor jika membutuhkan bantuan air bersih,” tegas Wakhidi.***






