Pemkot Bandar Lampung Buka Akses Pinjaman Tanpa Bunga untuk UMKM

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Erwin saat diwawancarai, Selasa (14/10/2025) - warna.co
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Erwin saat diwawancarai, Selasa (14/10/2025) - warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui Dinas Perdagangan (Disdag), program pinjaman tanpa bunga resmi dibuka bagi para pelaku usaha yang menjadi binaan pemerintah kota.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menyampaikan bahwa pembukaan pendaftaran ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Wali Kota Bandar Lampung dalam memperluas akses permodalan yang mudah dan ringan bagi pelaku UMKM.

“Pendaftaran telah kami buka sejak beberapa hari lalu. Setiap peserta yang masuk akan kami himpun, kemudian dilakukan verifikasi berlapis oleh dinas dan pihak bank,” ujar Erwin pada Selasa (14/10/2025).

Menurut Erwin, antusiasme pelaku UMKM cukup tinggi. Hingga hari ini, sekitar 300 orang telah mengajukan permohonan, dengan proses verifikasi berjalan rata-rata 50 pemohon per hari.

Ia menegaskan bahwa program ini belum menetapkan kuota tertentu, karena proses dan kerja sama dengan pihak bank masih terus berlangsung.

“Pemerintah kota juga memastikan bahwa seluruh bunga pinjaman akan ditanggung melalui skema subsidi sehingga pelaku usaha menerima fasilitas pembiayaan tanpa tambahan beban bunga,” jelasnya.

Erwin menambahkan bahwa program ini diprioritaskan bagi usaha yang sudah beroperasi, bukan usaha baru berdiri.

“Tujuannya untuk membantu pengembangan usaha dan penambahan modal, sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan,” tuturnya.

Pelaku UMKM Saat sedang mengjukan Pinjaman Tanpa Bunga di Disdag Bandar Lampung-warna.co
Pelaku UMKM Saat sedang mengjukan Pinjaman Tanpa Bunga di Disdag Bandar Lampung-warna.co

Pelaku Usaha Sambut Positif Program

Program ini mendapat respons positif dari para pelaku UMKM. Salah satunya Muhammad Azmi, pengusaha bubuk kopi di Bandar Lampung, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut.

“Saya mengajukan pinjaman Rp15 juta untuk menambah modal. Program ini sangat membantu pelaku usaha kecil seperti kami,” ungkap Azmi.

Dengan hadirnya program pinjaman tanpa bunga ini, pemerintah kota berharap UMKM di Bandar Lampung dapat terus tumbuh, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkontribusi lebih kuat terhadap perekonomian daerah.

Melalui program ini, pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman hingga Rp50 juta. Namun, ada ketentuan terkait agunan:

  • Pinjaman Rp25–50 juta: wajib menyediakan agunan.
  • Pinjaman di bawah Rp20 juta: tidak membutuhkan agunan.

***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *