Pajak Kota Bandar Lampung Mencapai Rp407 Miliar September 2024

Kepala Bidang Pajak Bapenda Kota Bandar Lampung Gunawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2024)- warna.co
Kepala Bidang Pajak Bapenda Kota Bandar Lampung Gunawan, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2024)- warna.co

Warna.co, Bandar Lampung  – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung mengumumkan bahwa hingga 18 September 2024 realisasi pajak daerah telah mencapai Rp407 miliar.

Angka ini setara dengan 69,34 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan yang ditetapkan sebesar Rp586 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pajak Bapenda Gunawan, menyatakan bahwa meskipun pencapaian ini cukup menggembirakan, ada beberapa jenis pajak yang perlu didorong agar target tahun anggaran dapat tercapai sebelum akhir periode.

“Salah satu pajak yang berkontribusi signifikan adalah Pajak Penerangan Jalan (PBJT) yang telah mencapai realisasi 75,4 persen, atau sekitar Rp102 miliar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/9/2024).

Gunawan menjelaskan bahwa kontribusi pajak beragam, dengan beberapa jenis menunjukkan hasil yang positif, sedangkan lainnya masih mengalami kendala.

“Pajak reklame juga menunjukkan performa yang baik, dengan realisasi mencapai 75 persen dari target, senilai Rp22,6 miliar. Pajak air tanah juga tidak kalah menarik, mencapai angka 75 persen, yakni Rp2,6 miliar,” jelas dia.

Lebih menariknya, pajak bahan galian bukan logam bahkan berhasil melampaui target yang ditetapkan dengan realisasi 103 persen, setara dengan Rp339 juta.

Sementara itu, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menunjukkan kinerja positif dengan realisasi 67 persen, atau sekitar Rp70 miliar. Namun, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih berada di angka 59 persen, atau sekitar Rp71 miliar.

“Secara keseluruhan, total realisasi pajak daerah Kota Bandar Lampung mencapai 69,34 persen atau Rp407 miliar dari target perubahan sebesar Rp586 miliar,” jelas Gunawan.

Ia menekankan pentingnya upaya yang lebih besar untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Bapenda berencana melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi di sektor pajak yang masih rendah realisasinya.

“Dengan waktu yang tersisa, kami akan memaksimalkan potensi pajak yang belum tergarap secara optimal. Kerja sama dengan perusahaan dan masyarakat juga akan kami tingkatkan agar target pajak tercapai,” tambah Gunawan.

Bapenda juga aktif melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu. Selain itu, mereka berupaya mempermudah proses pembayaran pajak melalui inovasi digital dan pelayanan yang lebih baik di seluruh titik pelayanan.

“Diharapkan, langkah ini dapat mempercepat realisasi target pendapatan pajak daerah dan mendukung pembangunan serta pelayanan publik di Kota Bandar Lampung,” tutup Gunawan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *