Musrenbang 2025-2045 Berkonsep Bandar Lampung Berkelanjutan

emerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan nmusyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandar Lampung 2025-2045 - ist
emerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan nmusyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandar Lampung 2025-2045 - ist

Musrenbang: Langkah Pemkot Bandar Lampung Menuju Masa Depan Berkelanjutan

warna.co, Bandar Lampung – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) digelar Pemerintah Kota Bandar Lampung, dengan mengangkat tema “Bandar Lampung Berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandar Lampung 2025-2045, untuk menetapkan visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran utama pembangunan selama 20 tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan bahwa Musrenbang RPJPD ini adalah bagian dari proses perencanaan pembangunan yang partisipatif. Proses ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kota Bandar Lampung.

“Perencanaan pembangunan daerah harus sejalan dengan perencanaan pembangunan nasional. Oleh karena itu, arah kebijakan dan sasaran utama pembangunan daerah merupakan bagian integral dari arah kebijakan dan sasaran pembangunan nasional,” ujar Eva, Selasa (11/6/2024).

Konsep Bandar Lampung Berkelanjutan, menurut Eva Dwiana, menjadi fokus utama. Dimana Pemerintah Kota (Pemkot) berkomitmen untuk menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Ini mencakup pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan seimbang dengan pembangunan sosial, pengelolaan sumber daya alam, serta lingkungan hidup yang berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Eva

Melalui visi,  RPJPN tahun 2025-2045 yang menekankan pada negara nusantara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. yang diharapkan menjadi acuan bagi seluruh provinsi, kabupaten, dan kota dalam menetapkan visi daerah masing-masing.

“Visi RPJPD Kota Bandar Lampung 2025-2045 adalah menjadikan kota ini humanis, maju, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Eva berharap, kedepan Bandar Lampung akan menjadi kota yang humanis dengan pergaulan hidup yang lebih baik dan menekankan prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Kota ini juga diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi, jasa, dan sosial di Pulau Sumatera. Kita ingin Bandar Lampung menjadi kota yang berbasis pengetahuan dan inovasi yang berakar pada budaya serta kearifan lokal,” tutup Eva.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *