Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung: Pancasila Harus Jadi Filter Keluarga dan Lingkungan

Warna.co, Bandar Lampung – Ketua Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung, Agusman Arief, menegaskan pentingnya menjadikan ideologi Pancasila sebagai “filter” bagi diri, keluarga, dan lingkungan di tengah derasnya perubahan zaman.

Pesan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Pengajaran, Senin (24/11/2025).

Agusman menjelaskan, kegiatan sosialisasi yang juga dilaksanakan oleh seluruh 50 anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini bertujuan mengingatkan kembali masyarakat tentang fungsi Pancasila sebagai pedoman hidup sekaligus tameng dari berbagai pengaruh negatif.

“Sosialisasi ideologi Pancasila ini bukan hanya mengingatkan, tetapi juga meningkatkan kesadaran agar kita mampu memfilter diri, keluarga, dan lingkungan dari hal-hal negatif,” ujar Agusman.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang sangat cepat membuat masyarakat harus kuat memegang nilai dasar kebangsaan. Pancasila, kata Agusman, menjadi pemersatu sekaligus panduan untuk menentukan sikap serta keputusan sehari-hari.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita dapat menyaring tindakan dan keputusan agar selalu selaras dengan nilai-nilai luhur. Mari kita terapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Agusman menyinggung fenomena kenakalan remaja hingga kasus bullying ekstrem di beberapa daerah yang bahkan mengarah pada tindakan mengancam atau menyerupai terorisme. Menurutnya, kasus-kasus seperti itu dapat diminimalkan apabila nilai-nilai Pancasila ditanamkan sejak dini.

“Kalau nilai ideologi Pancasila tertanam kuat, tentu tidak akan muncul perilaku bullying ataupun ancaman-ancaman yang mengarah ke tindakan kekerasan bahkan terorisme,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk memberikan pemahaman yang benar kepada keluarga, terutama anak-anak, tentang pentingnya Pancasila sebagai fondasi moral.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan dua narasumber, yaitu MI Darma Setiyawan, politisi Partai Gerindra sekaligus mantan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, serta Okta Ainita, SH., MH, dosen Universitas Bandar Lampung, yang memberikan materi seputar tantangan kebangsaan dan penanaman nilai ideologi bagi generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *