Jokowi Resmikan Pasir Gintung, Pemkot Harap Jadi Contoh Pasar Ideal Bandar Lampung

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol saat diwawancarai warna.co | Ahmad Riko
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol saat diwawancarai warna.co | Ahmad Riko

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyampaikan terimakasih, atas revitalisasi dan telah diresmikannya Pasar Traditional Pasir Gintung, oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengucap syukur yang mendalam, terkait dukungan Pemerintah Pusat dalam pembangunan pasar Traditional Pasir Gintung.

Bacaan Lainnya

“Atas nama para pedagang, kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, atas peresmian dan dibangunnya Pasar Pasir Gintung,” ujar Faisol, Senin (26/4/024).

Wilson mengatakan, Pasar Traditional Pasir Gintung yang baru dibangun ini tidak hanya menawarkan fasilitas modern yang memadai. Tetapi juga diharapkan dapat menjadi contoh pasar yang ideal di Bandar Lampung.

“Pasar ini akan menambah gairah ekonomi lokal dan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang berkelanjutan,” ucap Wilson.

Ia menyebut, bangunan pasar yang berdiri megah bertingkat dua ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan dan kebersihan. Pengunjung dapat menikmati area parkir yang luas, fasilitas toilet, mushola, dan sistem pengelolaan sampah yang baik.

“Aspek keamanan juga diperhatikan dengan adanya sistem keamanan yang memadai, menjadikan Pasar Pasir Gintung tempat yang nyaman dan aman untuk berbelanja,” jelasnya.

Penampakan Pasar Traditional Pasir Gintung usai di Revitalisasi | Aidhil Aqbar Putra
Penampakan Pasar Traditional Pasir Gintung usai di Revitalisasi | Aidhil Aqbar Putra

Saat diwawancarai oleh warna.co, Hartati, salah satu pedagang Komoditas sayur, menyatakan rasa syukurnya karena dapat kembali berjualan di dalam pasar, tidak lagi di pinggir jalan.

“Alhamdulillah kami bisa kembali berjualan di dalam, tidak lagi di pinggir jalan panas-panasan,” ujar Hartati.

Pedagang lainnya, Dzafin, juga memberikan tanggapan positif tentang Pasar Pasir Gintung. Menurutnya, kios yang ia tempati saat ini masih gratis tanpa biaya sewa.

“Untuk sekarang masih gratis, disuruh pemerintah isi dulu kiosnya. Untuk kedepannya, belum tahu berapa harga sewa kiosnya,” jelas Dzafin.

Dzafin berharap, dengan adanya Pasar Pasir Gintung, pasar ini akan menjadi tempat yang ramai, tertata rapi, dan berkontribusi terhadap kebersihan kota.

“Harapan saya sih semoga ramai, rapi, serasi, dan kota bersih,” tutupnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *