Warna.co, Lampung Selatan – Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini mengukuhkan posisi di Desa Sukaraja, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sebagai pusat perhatian.
Dalam sebuah acara yang meriah dan penuh semangat, berbagai pihak berkumpul untuk menegaskan komitmen mereka dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Kasubag Rantib Kecamatan Rajabasa, Agus Sahroni, dengan tegas menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Hal ini diperkuat oleh kehadiran Koramil Kecamatan Rajabasa, diwakili Pelda M. Naidani.
“Ini menekankan peran vital TNI, dalam memberikan bantuan dan dukungan dalam situasi darurat bencana,” ucap Agus.
Sehingga, sambungnya, ini menunjukkan keseriusan dan kepedulian semua pihak terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.
“Tujuannya tidak hanya untuk mengatasi situasi saat ini, tetapi juga untuk membangun masa depan yang lebih aman dan tangguh bagi semua penduduknya,” ungkapnya.
Kepala Desa Sukaraja, Bapak M. Yusuf, menyoroti partisipasi aktif kepala desa wilayah sekitar dan masyarakat dalam acara tersebut dengan bangga. Ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan desa, dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang mungkin terjadi.
“Melalui kerjasama lintas sektoral, atau dengan kehadiran para kepala desa dan masyarakat, menandakan adanya kolaborasi lintas desa dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana,” papar Yusuf.
Ia menambahkan, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan, tetapi juga platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi bencana.
“Diskusi dan pelatihan tentang evakuasi darurat, penyelamatan korban, dan pertolongan pertama menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut,” pungkasnya.
Diketahui, lebih dari 100 undangan yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk NGO kebencanaan di Lampung Selatan, Forum PRB Desa Sukaraja, masyarakat setempat, dan perwakilan difabel, hadir dalam acara tersebut.
Turut berpatisipasi pula, Kepala Desa Way Muli, Suryana. Kepala Desa Banding, Juherrudin. Kepala Desa Canggung, Herri Suhairi, dan Kepala Desa Kunjir, Rio.***






