Dinas Pariwisata Bersiap Sambut Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah-warna.co
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah-warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mematangkan kesiapan sektor pariwisata, mulai dari perhotelan, destinasi wisata, transportasi, hingga pelaku UMKM untuk menyambut lonjakan peserta Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025.

Acara berskala internasional tersebut akan digelar di Masjid Al Hijrah, Kota Baru, Lampung Selatan, selama tiga hari dari tanggal 28 November sampai 30 November 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan bahwa posisi geografis Bandarlampung yang dekat dengan lokasi acara menjadikannya pusat hunian alternatif bagi peserta dari luar daerah maupun mancanegara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan IHGMA Lampung, pengelola destinasi wisata, serta pelaku UMKM. Hotel dan penginapan diminta meningkatkan fasilitas, SDM, dan promosi,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Adiansyah menyebut gelaran ini membuka peluang besar bagi UMKM lokal, terutama produk khas Lampung seperti tapis, kerajinan, kopi, dan keripik pisang.

“Pelaku UMKM agar mempersiapkan stok dan menjaga kualitas produk. Ini momentum untuk menumbuhkan ekonomi di Kota Bandarlampung,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Adiansyah
Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Adiansyah

UMKM dan Perhotelan Diimbau Tingkatkan Kesiapan, Sajikan Paket Wisata Peserta Mancanegara

Sementara itu, hotel dan penginapan diminta mengantisipasi potensi lonjakan tamu. Selain memastikan fasilitas yang memadai, pelaku industri perhotelan juga diminta mengoptimalkan promosi untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Pihak biro perjalanan wisata juga telah diarahkan menyiapkan paket wisata tiga hari untuk melayani jemaah dari luar daerah dan luar negeri.

“Informasinya, banyak jemaah datang dari luar negeri. Travel harus bergerak cepat,” ujar Adiansyah.

Ia menambahkan bahwa kesiapan sektor pariwisata saat ini tidak terlepas dari pembangunan kota dalam beberapa tahun terakhir.

Di era kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana, berbagai ruang publik dan ikon wisata seperti Jembatan Milenial, kawasan kuliner, dan spot rekreasi lain semakin tertata dan menjadi magnet wisatawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *