Optimalkan Potensi Zakat : Ustad Solmed Ajak Warga Salurkan ke Baznas

Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Soleh saat diwawancarai di halaman Pemkot Bandar Lampunf- ist diedit warna.co
Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Soleh saat diwawancarai di halaman Pemkot Bandar Lampunf- ist diedit warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Zakat, sebagai salah satu pilar utama dalam agama Islam, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi. Di tengah semaraknya bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandarlampung mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan penyaluran zakat melalui lembaga yang dipimpinnya.

Ketua Baznas Kota Bandarlampung, Ismail Soleh, menegaskan pentingnya mengelola zakat dengan optimal. Dia menyoroti bahwa zakat mal, jika dikelola dengan baik, dapat mengumpulkan dana hingga ratusan miliar. Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum terkoordinasi dengan baik dalam menyalurkan zakatnya.

Bacaan Lainnya

”Untuk mengatasi hal ini, Baznas Kota Bandarlampung gencar melakukan sosialisasi tentang pentingnya zakat fitrah dan zakat mal kepada masyarakat,” ungkapnya, dalam sebuah pengajian di Masjid Al-Hanif, Komplek Pemerintah Kota Bandar Lampung, (19/3/2024).

Ismail Soleh, yang akrab disapa Ustad Solmed itu menjelaskan bahwa sosialisasi pembayarakan zakat telah dilakukan diberbagai media sosial, berupaya agar masyarakat lebih menyadari keberadaan Baznas dan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi tersebut.

”Sosialisasi di Instagram dan media sosial lainnya. Serta dengan pemasangan baleho di berbagai tempat strategis. Baznas Kota Bandar Lampung juga menggelar kegiatan langsung dengan mendatangi masjid-masjid dan mengisi kuliah singkat (kultum) tentang zakat,” jelasnya.

Ustad Solmed menambakan, bahwa pendekatan door-to-door itu dilakukan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan pemahaman yang lebih personal tentang zakat.

Penting untuk dicatat bahwa pengelolaan dana zakat di Baznas Kota Bandarlampung tidak hanya transparan secara umum, tetapi juga aman secara syariah. Setiap tahun, lembaga ini menjalani proses audit baik secara umum maupun syariah oleh pihak yang berwenang, seperti Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Kementerian Agama.

”Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana zakat yang dikelola benar-benar disalurkan kepada yang berhak, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah,” ungkapnya.

Menariknya, Baznas Kota Bandarlampung tidak hanya mengelola zakat dalam bentuk uang, tetapi juga melakukan distribusi bantuan sosial, seperti beras, kepada masyarakat yang membutuhkan. Pendekatan ini sesuai dengan prinsip kewilayahan zakat, di mana dana yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat setempat, kecuali dalam kondisi khusus seperti bencana alam.

Dalam upaya penyaluran zakat, Baznas Kota Bandarlampung juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara efisien dan tepat waktu. Namun, Ustad Solmed juga menegaskan bahwa penyaluran zakat tidak harus menunggu akhir Ramadan, melainkan dapat dilakukan sejak awal bulan suci ini.***

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *