Ringankan Beban Korban Banjir, Pemkot Berikan 500 Karung Beras dan Uang Tunai

Foto Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menyerahkan bantuan beras dan uang tunai terhadap korban banjir - warna.co
Foto Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menyerahkan bantuan beras dan uang tunai terhadap korban banjir - warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang menjadi korban banjir, dengan penyediaan bantuan berupa 500 karung beras sebagai upaya pertolongan pertama.

Wali Kota Eva Dwiana membagikaan bantuan tersebut di tujuh kecamatan di Bandar Lampung, meliputi : Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kedaton, Rajabasa, Way Halim, Sukabumi, Kedamaian dan  Kecamatan Bumi Waras, Selasa (27/2/2024).

Bacaan Lainnya

”Banjir yang terjadi pada Sabtu sebelumnya memang merupakan kejadian luar biasa. Meskipun pemerintah telah melakukan langkah-langkah pencegahan seperti gerebek sungai, pengerukan sungai, dan peninggian tanggul, namun musibah ini tetap tak terhindarkan,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.

Dalam keterangan kepada media, Eva Dwiana menjelaskan bahwa semua instansi terkait, termasuk Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Lurah, Camat, dan Linmas, telah bekerja keras membantu masyarakat terdampak banjir.

”Evaluasi terus dilakukan setiap hari untuk memastikan langkah-langkah selanjutnya dapat lebih efektif,” jelas Eva.

Eva Dwiana juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam pembuangan sampah dan perawatan drainase. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir, terutama bagi mereka yang mengalami kerugian lebih dari 60cm.

“Hari ini, kita menyediakan bantuan berupa santunan, seperti yang kami lakukan untuk rumah Bapak Budiman yang mengalami kerusakan cukup serius. Bantuan finansial sebesar Rp 20 juta akan diberikan untuk perbaikan, serta bantuan sebesar Rp 1,5 juta untuk masyarakat yang terkena dampak banjir di tujuh kecamatan terdampak,” jelas Eva Dwiana.

Eva Dwiana menegaskan bahwa penanganan ini tidak hanya terbatas pada wilayah kota Bandarlampung, tetapi juga akan memperhatikan sungai-sungai di sekitarnya. Solusi jangka panjang akan dicari untuk mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.

”Banjir ini mempengaruhi berbagai lapisan masyarakat di kota Bandar Lampung, dan tanggapan cepat dari pemerintah adalah langkah awal yang penting untuk membantu mereka yang terkena dampak. Melalui koordinasi antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan penanganan pasca-banjir ini dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan,” pungkasnya.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *