Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kodam XXI Raden Intan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sharing session teknis fotografi, videografi, dan penulisan berita yang digelar di Command Center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (18/4) hingga Minggu (19/4), menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi tantangan era digital yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta kualitas dalam penyampaian informasi kepada publik.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi visual dan penulisan berita kini menjadi kebutuhan mendasar bagi setiap institusi, termasuk lembaga pertahanan.
“Informasi saat ini tidak hanya harus cepat, tetapi juga akurat, menarik, dan mampu membangun kepercayaan publik. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas SDM komunikasi publik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XXI/Raden Intan, Agung Budhi Purnomo, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai ruang peningkatan kapasitas sekaligus penguatan profesionalisme personel penerangan.
Menurutnya, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menghadirkan informasi yang kredibel dan berkualitas kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mendiseminasikan informasi publik secara profesional,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup teknik dasar fotografi, pengenalan kamera, komposisi, hingga praktik lapangan. Selain itu, materi videografi juga diberikan, meliputi teknik pengambilan gambar, pengaturan sudut pandang (angle), pergerakan kamera, pencahayaan, hingga simulasi produksi konten visual.
Peserta juga dibekali kemampuan jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita berbasis prinsip 5W+1H, penentuan nilai berita, penyusunan lead, hingga proses penyuntingan naskah.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang komunikasi publik, fotografi, dan produksi konten digital, sehingga materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan saat ini.
Melalui kolaborasi ini, Pemprov Lampung berharap tercipta ekosistem komunikasi publik yang semakin profesional, adaptif, dan terpercaya. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadapi transformasi digital, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik serta dapat dipertanggungjawabkan.






