Warna.co, Bandar Lampung – Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung, Irpan Setiawan, menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara Indonesia sekaligus menjadi landasan utama seluruh aturan hukum yang berlaku di Tanah Air.
Hal tersebut disampaikan Irpan saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU), Senin (1/12/2025).
Menurut Irpan, Indonesia adalah negara yang sangat majemuk, terdiri dari ribuan pulau dengan beragam suku, bahasa, adat istiadat, budaya, ras, dan agama.
Di tengah keberagaman tersebut, sambungnya, Pancasila hadir sebagai perekat yang menyatukan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pancasila lahir dari rahim ibu pertiwi. Ideologi Pancasila berlandaskan adat istiadat dan budaya yang tumbuh dan berkembang di seluruh Indonesia,” ujar Irpan yang juga merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung.
Irpan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan adat istiadat sebagai bagian dari upaya mempertahankan keutuhan NKRI.
“Oleh karena itu, mari kita jaga adat istiadat kita demi menjaga persatuan bangsa. Mari kita kembali kepada ajaran leluhur dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Dijelaskannya, implementasi sila-sila Pancasila dapat dilihat dari budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Selain itu, masyarakat Indonesia dikenal memiliki sifat sopan santun, ramah tamah, saling menghormati, tepo seliro, berbudi pekerti luhur, rendah hati, memiliki empati, serta berjiwa nasionalis.
“Sifat-sifat itu adalah warisan leluhur bangsa yang kemudian dirangkum dan tertanam dalam ideologi Pancasila,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pancasila sangat erat kaitannya dengan adat dan budaya lokal. Para pendiri bangsa merumuskan Pancasila dengan menggali nilai-nilai luhur yang telah hidup di tengah masyarakat Indonesia sejak lama.
“Pancasila bukan hanya mencerminkan keberagaman budaya, suku, dan agama, tetapi juga menjadi pemersatu tanpa menghilangkan identitas lokal. Dengan landasan budaya dan adat, Pancasila mendorong masyarakat untuk hidup harmonis, adil, dan bermartabat,” tegas Irpan.
Karenanya, Irpan menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar konsep atau slogan, melainkan refleksi dari semangat kebersamaan dan kearifan bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diamalkan.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Irpan Setiawan menghadirkan dua narasumber, yakni Suheli, mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung, serta Agus Pramudia, seorang akademisi, yang turut memberikan pemaparan mengenai penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.*






