Warna.co, Bandar Lampung – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bandar Lampung menetapkan target peningkatan kunjungan wisatawan serta okupansi hotel hingga 30 persen pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah optimis periode libur panjang menjelang pergantian tahun umumnya memicu peningkatan arus wisatawan yang cukup signifikan.
Sehingga, ia berharap momentum libur akhir tahun selalu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata daerah.
“Harapan kami ada peningkatan jumlah pengunjung di atas tiga puluh persen untuk hotel dan destinasi wisata dibandingkan akhir pekan atau hari libur biasa,” ujarnya pada Kamis (26/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pada beberapa destinasi maupun hotel tertentu, pernah ada lonjakan pengunjung bahkan pernah mencapai 50 persen, bergantung pada daya tarik dan fasilitas yang ditawarkan.
“Kondisi tersebut memperkuat optimisme pemerintah daerah dalam menghadapi libur Nataru 2025,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Adiansyah menjelaskan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan secara langsung berkaitan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami bersyukur karena semakin banyak kunjungan wisata, maka semakin besar pula PAD yang dapat diperoleh Kota Bandar Lampung,” katanya.
Pemerintah daerah berharap geliat sektor pariwisata pada akhir tahun dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah.
Adiyansah Imbau Pengelola Wisata Swasta Perbaiki dan Upgrade Destinasi

Terkait pengembangan destinasi wisata, Adiansyah menyampaikan bahwa saat ini belum ada tambahan objek wisata baru yang dikelola pemerintah. Namun, sejumlah perbaikan di destinasi yang telah ada terus dilakukan agar daya tariknya tetap terjaga dan relevan bagi wisatawan.
“Untuk destinasi baru belum ada. Masih yang lama, hanya saja ada beberapa perbaikan seperti penambahan area foto,” jelasnya.
Saat ini, pemerintah menawarkan beberapa destinasi wisata alam seperti Taman Hutan Kera di Telukbetung Utara dan Air Terjun Batu Putu, yang telah dilengkapi jalur lintas di bagian bawahnya untuk memudahkan pengunjung.
Menjelang libur akhir tahun, Dinas Pariwisata juga mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata khususnya yang dikelola oleh pihak swasta untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi aman dan layak digunakan.
“Tempat-tempat wisata swasta saya kira sudah bagus, tinggal dipastikan fasilitasnya aman. Kalau ada yang rusak segera diperbaiki agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Dispar berharap sektor pariwisata Kota Bandar Lampung dapat menyambut periode libur Nataru 2025 dengan optimal dan memberikan pengalaman yang aman serta nyaman bagi seluruh wisatawan.***






