Angin Kencang Kembali Tumbangkan Pohon di Beberapa Titik Bandar Lampung

BPBD Kota Bandar Lampung saat sedang melakukan evakuasi pohon tumbang di tiga titik - cuplikan layar TikTok @bpbdkotabandarlampung
BPBD Kota Bandar Lampung saat sedang melakukan evakuasi pohon tumbang di tiga titik - cuplikan layar TikTok @bpbdkotabandarlampung

warna.co, Bandar Lampung – Angin kencang saat hujan deras  di Kota Bandar Lampung menumbangkan tiga pohon di berbagai lokasi, Jumat (27/9/2024) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung melaporkan bahwa terdapat tiga pohon yang tumbang pada hari tersebut, menyebabkan gangguan lalu lintas dan kerusakan ringan pada infrastruktur di sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Edy Susanto menyebut laporan pertama diterima pada pukul 08.46 WIB, di mana sebuah pohon jenis Sengin dengan diameter sekitar 30 cm tumbang dan menimpa pagar Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung di Jalan Beringin 2, Kelurahan Talang, Kecamatan Teluk Betung Selatan.

“Pohon tersebut tumbang akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 09.25 WIB,” ujar Edy.

Pada pukul 08.51 WIB, BPBD kembali menerima laporan mengenai pohon tumbang di Jalan Ir. Sutami, Kecamatan Sukabumi. Sebuah pohon jenis Kedondong Hutan dengan diameter sekitar 40 cm tumbang, menimbulkan gangguan lalu lintas di wilayah tersebut.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera dikerahkan untuk mengevakuasi pohon tersebut, dan proses evakuasi selesai pada pukul 09.40 WIB,” ungkapnya.

Peristiwa serupa terjadi di Jalan Udang 1, RT 09, Lingkungan I, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Laporan diterima BPBD pada pukul 10.30 WIB, dengan jenis pohon Waru yang memiliki diameter sekitar 40 cm tumbang di lokasi tersebut.

Meskipun tidak menyebabkan kerusakan signifikan, pohon tumbang ini sempat mengganggu akses warga. Proses evakuasi selesai pada pukul 11.40 WIB.

“Kami harap masyarakat lebih berhati-hati dan segera melaporkan jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang,” tutup Edy.**

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *