Banjir di Bandar Lampung, Eva Dwiana : Permasalahan Rumah di Atas Kali

Foto Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat diwawancarai-warna.co
Foto Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat diwawancarai-warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Beberapa wilayah di Kota Tapis Berserti kembali dilanda musibah banjir. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyoroti bahwa salah satu faktor utamanya adanya sejumlah rumah yang berdiri di atas aliran sungai atau kali.

Meskipun Pemerintah Kota Bandar Lampung baru-baru ini telah melakukan perbaikan pada 13 talud yang jebol beberapa waktu lalu, namun banjir kembali  terjadi karena intensitas hujan yang turun.

Bacaan Lainnya

Bunda Eva -sapaan- Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan bahwa rumah-rumah yang berdiri di atas kali menjadi penghambat aliran sungai dan menyebabkan terjadinya genangan air.

“Kemarin malam ada beberapa titik yang terendam banjir. Kendalanya banyak, terutama karena adanya rumah di atas kali yang menghalangi aliran sampah sehingga menghambat aliran sungai,” ujar Bunda Eva Dwiana, Jumat (5/4/2024).

Untuk mengatasi masalah ini,  sambungnya, pihaknya akan melakukan penataan dan pembersihan pada rumah-rumah yang berada di atas kali tersebut. Namun, hal ini juga membutuhkan kerjasama dari pemilik rumah.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah meminta izin kepada pemilik rumah bahwa rumah-rumah tersebut akan dirapikan dan dibersihkan,” ungkapnya.

Selain faktor rumah di atas kali, Eva juga menyoroti bahwa sejumlah wilayah di Bandar Lampung terkena banjir karena berada di daerah yang rendah.

“Ada beberapa tempat di kota kita ini yang memiliki topografi yang cenderung rendah,” jelasnya.

Menyadari kompleksitas permasalahan banjir, Eva menegaskan bahwa pemerintah setempat akan terus melakukan upaya penanggulangan banjir. Namun, ia juga menyadari bahwa solusi jangka panjang memerlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat.

“Bunda juga menginginkan pelebaran sungai, seperti yang dilakukan di Nunyai, di mana bagian atas sungai sudah menjadi tempat tinggal bagi warga setempat,” paparnya.

Oleh karena itu, Eva mengajak masyarakat Kota Bandar Lampung untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan banjir.

“Kami berharap agar masyarakat dapat membantu kami dalam upaya ini. Semua pihak, mulai dari BPBD hingga masyarakat, harus bekerja sama dengan Pemerintah Kota,” katanya.

Dalam menghadapi tantangan ini, Eva menekankan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah, tetapi situasi cuaca yang ekstrem turut memperumit penanganan banjir.

“Kita telah mengerahkan semua sumber daya yang ada, namun kondisi cuaca yang ekstrem membuat situasi ini semakin sulit,” tandasnya.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *