Warna.co, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, telah menggelar apel kesiapan Pemilu 2024 di Lapangan Korem 043 Gatam, dengan mengundang jajaran Forkopimda hingga Satgas bantuan pengamanan.
Dalam momen ini, Eva Dwiana mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memperkokoh dan memantapkan tekad, tugas, serta komitmen mereka untuk mengawal jalannya Pemilu 2024.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung menyoroti tujuh poin penting yang menjadi fokus persiapan Pemilu 2024.
- Identifikasi Setiap Potensi Kerawanan
Eva Dwiana menekankan perlunya melakukan pemetaan terhadap setiap kerawanan yang mungkin terjadi pada setiap tahapan Pemilu 2024.
“Deteksi dini dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat menjadi kunci untuk mengantisipasi permasalahan yang berpotensi mengganggu jalannya Pemilu,” katanya.
- Membangun Sinergi dengan Seluruh Pihak Terkait
Wali Kota juga meminta Satgas untuk memperkuat kerjasama yang harmonis dengan penyelenggara pemilu dan seluruh komponen masyarakat.
”Sinergi proaktif diharapkan dapat mewujudkan pengamanan yang efektif dan terkoordinasi,” ujar Eva Dwiana.
- Menjaga Komitmen dan Netralitas
Bagi anggota aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Eva menekankan pentingnya menjaga komitmen dan netralitas.
”Terlibat dalam kegiatan politik praktis dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu,” kata dia.
- Menghadapi Potensi Ancaman Intoleransi dan Radikalisme
Waspada terhadap potensi ancaman intoleransi, radikalisme, serta kegiatan yang bersifat sara menjadi langkah penting dalam mengamankan Pemilu 2024. Eva mengajak semua pihak untuk menggunakan momen pemilu sebagai momentum untuk membangun harmoni dan kedamaian.
- Penegakan Hukum Terpadu
Penegakan hukum terhadap pelanggaran tindak pidana pemilu perlu dilakukan secara terpadu melalui sentra penegakan hukum.
”Ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan keadilan dalam proses pemilihan,” imbuhnya.
- Menyediakan Arahan dan Petunjuk yang Jelas
Memberikan arahan dan petunjuk yang jelas kepada seluruh anggota yang bertugas, serta mempedomani aturan dan SOP yang berlaku, merupakan strategi untuk menghindari keraguan dan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas.
- Mendorong Partisipasi Masyarakat
Eva Dwiana juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak politik mereka pada hari pemungutan suara. Menghindari golongan putih (golput) menjadi penting, karena partisipasi aktif masyarakat adalah kunci kesuksesan Pemilu.
“Perlunya melakukan pengawasan dan pengendalian secara melekat terhadap pelaksanaan operasi dan kinerja anggota untuk meminimalisir penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan Pemilu 2024 akan menjadi tonggak demokrasi yang berkesinambungan dan membawa kemajuan bagi Bangsa Indonesia.***






