Bazar Takjil di Halaman Pemkot Pindah Ke Taman Bung Karno

Foto Jajanan Kuliner Nusantara di Bazar Takjil Bandar Lampung - doc Warna.co
Foto Jajanan Kuliner Nusantara di Bazar Takjil Bandar Lampung - doc Warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengambil langkah signifikan dengan memindahkan lokasi bazar takjil dari halaman Pemkot Bandar Lampung ke Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Bandar Lampung.

Keputusan ini telah menimbulkan beragam tanggapan dan pertanyaan tentang efektivitasnya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menyemarakkan bulan Ramadan.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Dinas Perindustrian Pemkot Bandar Lampung, Adiansyah, pemindahan tersebut dilakukan karena dinilai kurang efektif jika bazar takjil diadakan di halaman Pemkot, dimana masyarakat segan untuk masuk ke lingkup kantor Pemkot.

”Dengan memindahkan lokasi ke Taman UMKM, diharapkan bazar takjil dapat diakses dengan lebih mudah dan nyaman oleh masyarakat,” kata Adiansyah.

Adiansyah menyebut, Bazar takjil UMKM akan dibuka mulai hari kedua puasa, dimulai dari pukul 14.00 hingga 18.00 setiap harinya.

”Sudah ada 150 UMKM yang akan berpartisipasi dalam bazar tersebut, dan pendataan masih terus dilakukan,” ungkapnya.

Salah satu hal yang menarik adalah bahwa para pelaku UMKM tidak dikenai biaya untuk berjualan di bazar ini, sehingga memberikan kesempatan yang lebih besar bagi para pelaku UMKM untuk ikut serta.

”Bazar takjil akan didominasi oleh makanan berbuka puasa yang dapat dibeli oleh masyarakat Bandar Lampung. Pemindahan ini juga memiliki tujuan untuk meramaikan suasana Ramadan dan mendukung UMKM di Bandar Lampung,” ungkapnya.

Bazar takjil ini, sambungnya, akan diadakan pada sore hari, berbeda dengan kebiasaan saat Sabtu dan Minggu di mana kegiatan kuliner biasanya diadakan di pagi hari.

”Jalanan tidak akan ditutup sepenuhnya seperti saat Sabtu dan Minggu, sehingga memungkinkan kendaraan untuk tetap melintas,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Adiansyah menyatakan bahwa tidak ada target perputaran ekonomi yang ditetapkan selama bazar berlangsung. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memeriahkan Ramadan dan mendukung UMKM, tanpa harus terpaku pada target tertentu.

Ia menambahkan, pemindahan lokasi bazar takjil UMKM Bandar Lampung menjadi pertanda positif dalam mendukung UMKM lokal dan meramaikan suasana Ramadan. Namun, evaluasi berkala akan diperlukan untuk memastikan bahwa langkah ini benar-benar efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan, serta memberikan manfaat maksimal bagi para pelaku UMKM dan masyarakat secara keseluruhan.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *