Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelontorkan dana sebesar Rp3 miliar untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Pemberian bantuan tersebut secara langsung dilakukan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di ruang rapat walikota, Jumat (8/3/2024).
Sebanyak 119 orang menerima bantuan tersebut, sebagai upaya konkret Pemkot dalam membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh warga Bandar Lampung yang terdampak banjir.
”Hari ini kita bantu 119 orang, kalau kemarin-kemarin bantuan kita langsung turun ke lapangan. Totalnya 1100 orang ,” ungkap Eva Dwiana.
Eva Dwiana mengungkapkan bahwa seluruh korban banjir di Bandar Lampung diperkirakan mencapai ribuan orang, dengan jumlah total kurang lebih 1100 orang. Namun, Pemkot bersikeras untuk memberikan bantuan kepada setiap korban sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Ada yang kita bantu perbaiki rumahnya, kita berikan uang santunan, kita berikan beras, kita juga semprot lumpur-lumpur dari rumahnya, kita juga ada pemeriksaaan kesehatan gratis, semuanya kita bantu,” bebernya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan langkah preventif dengan melakukan perbaikan terhadap tanggul. Sebanyak 13 tanggul sedang dalam proses perbaikan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di masa mendatang. Dengan demikian, diharapkan risiko banjir dapat diminimalisir dan keamanan masyarakat terjaga.
“BPBD, DLH, Damkar, Dishub, Satpol PP semuanya turun memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Bandar Lampung dengan baik, termasuk perbaikan tanggul,” tuturnya.
Eva Dwiana juga menjelaskan bahwa Pemkot tengah berkoordinasi dengan Balai Besar untuk meningkatkan upaya pencegahan banjir di Bandar Lampung. Kolaborasi antara pihak pemerintah daerah dan lembaga terkait menjadi salah satu kunci dalam menangani masalah ini secara holistik.
Langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung ini menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakatnya. Selain itu, upaya preventif yang dilakukan juga merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan seluruh warga kota.
Semoga dengan langkah-langkah ini, dampak buruk dari bencana banjir dapat diminimalisir dan Bandar Lampung dapat bangkit dengan lebih kuat dari sebelumnya.***






