Respon Inflasi, Pemkot Buka Pasar Sembako Murah di 126 Kelurahan

Foto Wali Kota Bandar Lampug Eva Dwiana didampingi Kepala Dinas Perdaganagan Wilson Faisol - doc Warna.co
Foto Wali Kota Bandar Lampug Eva Dwiana didampingi Kepala Dinas Perdaganagan Wilson Faisol - doc Warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat untuk merespons tingginya angka inflasi, dengan menggelar pasar murah di 126 kelurahan 20 Kecamatan kota.

Langkah ini diambil dalam upaya konkret untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi dan meminimalisir dampak inflasi yang terjadi.

Bacaan Lainnya

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pasar murah ini bukan hanya sekadar upaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai strategi untuk menekan angka inflasi yang tengah melonjak.

Dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Eva menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan konsumen.

“Dengan penyelenggaraan pasar murah di 126 kelurahan, Pemkot berharap dapat memberikan bantuan yang signifikan bagi masyarakat, terutama menjelang bulan puasa. Ini juga merupakan langkah nyata kami dalam mengendalikan angka inflasi,” ujar Eva Dwiana, Jumat (8/3/2024).

Pasar murah kali ini, sebut Eva Dwiana, difokuskan pada bahan makanan pokok seperti beras, minyak, telur, dan bahan makanan lainnya. Eva telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan lokal, untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan-bahan tersebut.

“Kita telah berkomunikasi dengan beberapa perusahaan seperti Domus, Bumi Waras, dan Sinar Laut untuk memastikan harga-harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Bunda meminta agar harga tidak melambung tinggi, terutama saat bulan puasa,” ujar Bunda Eva -sapaa- Wali Kota Bnadar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan memberikan subsidi untuk bahan pangan yang tersedia di pasar murah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi kalangan yang terdampak secara ekonomi akibat inflasi yang tinggi.

“Dalam kegiatan pasar murah ini, kami akan memberikan subsidi untuk semua bahan pangan yang tersedia. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kesejahteraan masyarakat kami,” tutup Eva Dwiana.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan angka inflasi di Kota Bandar Lampung dapat terkendali, sementara masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya pemerintah dalam memperjuangkan stabilitas ekonomi yang lebih baik.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *