Pemkot Kembali Berangkatkan 625 Jamaah Umrah Setelah Lebaran

Doc. warna.co / foto jamaah umroh program wisata religi Pemkot Bandar Lampung | Screenshot Intagram @muridazhri
Doc. warna.co / foto jamaah umroh program wisata religi Pemkot Bandar Lampung | Screenshot Intagram @muridazhri

 

Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengumumkan rencana pengiriman 625 orang untuk menjalankan ibadah umrah setelah perayaan Idul Fitri tahun ini. Program wisata religi Pemerintah Kota Bandar lampung ini akan memakan anggaran sebesar Rp20 miliar.

Bacaan Lainnya

Kabag Kesra Kota Bandar Lampung, Joni Asman mengatakan, menyikapi kebutuhan anggaran dan proses pengajuan lelang membuat Pemkot memutuskan untuk menunda keberangkatan umrah hingga setelah bulan Ramadan.

”Ini disebabkan oleh kenaikan harga yang signifikan selama bulan puasa. Harga per orang mencapai lebih dari Rp32 juta, sehingga dengan memindahkan keberangkatan setelah perayaan Idul Fitri anggaran yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara lebih efisien,” jelas Joni, Kamis (14/3/2024)

Selain anggaran, kata Joni, proses pemilihan perusahaan yang akan mengurus perjalanan umrah juga dilakukan melalui lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau E-katalog.

LPSE merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, memfasilitasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah secara transparan.

”Proses lelang tersebut, tidak ada pembatasan bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi. Pada tahun sebelumnya, lebih dari sepuluh perusahaan berpartisipasi dalam lelang tersebut. Namun, PT. Madinah Iman Wisata (MIW) berhasil memenangkan lelang dua kali berturut-turut pada tahun 2023,” jelas dia.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya perusahaan lain yang menawarkan harga lebih murah, Joni Asman menegaskan bahwa harga murah belum tentu menjamin kualitas pelayanan yang memadai. Misalnya, faktor seperti lokasi penginapan yang jauh dari Ka’bah dan kualitas pelayanan serta fasilitas lainnya juga harus dipertimbangkan.

”Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak ingin mengambil risiko terhadap keluhan-keluhan yang mungkin timbul akibat pelayanan yang kurang memuaskan,” ujar dia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa biaya untuk ibadah umrah memerlukan perencanaan yang matang. Pada tahun sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung telah berhasil mengirimkan 1.210 orang untuk menjalankan ibadah umrah, dengan total pengeluaran mencapai Rp37 miliar lebih. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah setempat untuk memenuhi kebutuhan spiritual masyarakatnya.

Berdasarkan data dari LPSE Kota Bandar Lampung, PT. Madinah Iman Wisata yang beroperasi di Jl. Nenas no 7, Kota Palu, Sulawesi Tengah, telah tercatat sebagai perusahaan yang memenangkan lelang tersebut.

Dengan rencana pengiriman 625 orang umrah setelah Idul Fitri, Pemkot Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi ibadah umrah bagi warga kota. Semoga perjalanan spiritual mereka mendapat kelancaran dan keberkahan.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *