PDAM Way Rilau Luncurkan Air Kemasan Siger Mineral, Eva Dwiana : Proyek Sempat Tertunda Covid

Fopto Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana bersama Sekda Iwan Gunawan saat meneguk air kemasan Siger Mineral || Warna.co
Fopto Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana bersama Sekda Iwan Gunawan saat meneguk air kemasan Siger Mineral || Warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Perusahaan Daerah Air Minum Way Rilaau (Perumda Way Rilau) mengumumkan peresmian air kemasan yang diberinama Siger Mineral. Soft Launching produk tesebut, menjadi langkah progresif yang menandai kemandirian dalam penyediaan sumber daya.

Proses pengembangan air mineral ini melibatkan upaya kolaboratif antara PDAM Way Rilau dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Hal ini tentunya diapresiasi Wali Kota Eva Dwiana, lantaran rencana memiliki air mineral lokal sejak 2022 telah tercapai.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, air mineral Siger saat ini sudah launching dimana kita sudah dari tahun 2022 dalam perencanaannya, tapi karena terhambat Covid-19. Alhamdulillah sekarang sudah kelar,” ucapnya saat menghadiri hari ulang tahun PDAM Way Rilau ke-48, Selasa (5/3/2024).

Eva Dwiana menyampaikan rasa syukurnya terhadap peluncuran air kemasan Siger Mineral,” sebuah proyek yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu dan mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19. Ia membagikan rencana untuk meningkatkan pelayanan dengan mendirikan pabrik baru dekat wilayah Perumda Air Minum Way Rilau.

“Dan nanti PDAM akan kita bangun tiga lantai, pabrik sementara ada di luar kota, nanti insyaallah lokasinya akan kita pindahkan dekat dengan PDAM, karena pendistribusian air mineral ini bisa dirasakan oleh masyarakat kota,” paparnya.

Untuk memastikan distribusi yang luas, Eva Dwiana menekankan pentingnya menjadikan air mineral Siger tersedia di swalayan, rumah sakit, dan kantor-kantor di Kota Bandar Lampung.

“Jadi untuk pesantren, kantor, rumah sakit dan ada hitungan sendiri khususnya bagi masyarakat dan untuk supermarket akan disosialisasikan langsung oleh Dirut, biasanya kalau punya pemerintah mereka pasti bantu dan apalagi harganya di bawah air kemasan lainnya,” ungkapnya.

Dalam konteks produksi, Eva Dwiana menyatakan meskipun saat ini melibatkan pihak ketiga, namun mereka berencana untuk melakukan produksi sendiri dalam waktu dekat.

“Tapi insyaallah dalam waktu dekat kita punya produksi sendiri. Karena orang-orang kota harus dilatih, dan SDM harus lebih paham cara pengolahan air dan packing,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Way Rilau Maida Sari, menjelaskan soft launching ini adalah bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-48 Perumda AM Way Rilau.

“Selain soft launching, rangkaian HUT ini diisi oleh beberapa kegiatan seperti pembagian santunan anak yatim, pemberian cenderamata bagi pegawai purnabakti, doa bersama serta launching air mineral Siger,” jelasnya.

Maida Sari menegaskan bahwa proses filterisasi air kemasan Siger Mineral sudah memenuhi standar dan dikelola oleh Sumber Daya Manusia yang profesional. Dengan keluarnya produk itu berarti sudah memenuhi syarat, baik standar nasional atau pihak yang berkewenangan seperti sertifikat halal, BPOM dan standar nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk tahap awal ini Perumda Way Rilau sudah menyiapkan 20 ribu dus dan akan disesuaikan dengan perkembangan permintaan pasar. Dimana harga pasaran Rp22 ribu, ini kita jual Rp20 ribu per dus.

”Untuk saat ini kita hanya melayani lingkungan sendiri, nanti kalau sudah baru kita sebar luas hingga pelosok daerah,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *