Warna.co, Bandar Lampung – Program kampung dongeng tidak hanya memberikan hiburan semata, tetapi juga memberikan manfaat luar biasa dalam mengembangkan stimulus dan kognitif anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga membangun kedekatan antara anak-anak dan orang tua melalui kegiatan yang mendidik dan menghibur.
Pengurus Kampung Dongeng Bandar Lampung, Fatimah Zahra mengatakan, banyak manfaat bagi anak dalam kegiatan mendongeng. Salah satu yang terpenting yakni mengalihkan pandangan anak terkait dengan pengunaan gadged.
”Begitu penting kegiatan ini, karena mendongeng ini bisa menalihkan aktivitas anak dalam bermain HP,” ungkap Fatimah, dikutip warna.co dalam perbincangannya pada podcast Kongsi SMSI Kota Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.
Lebih dari itu, kata Fatimah, kegiatan dari Kampung Dongeng yang menjelma menjadi tempat alternatif yang luar biasa untuk mengajarkan nilai-nilai dan memupuk minat membaca pada anak-anak. Dengan memiliki daya tarik terhadap buku, mampu meningkatkan kecerdasan anak.
”Dongeng ini akan mencerdaskan stimulus dan kognitif anak-anak,” jelasnya.
Menariknya, kegiatan mendongeng yang dilakukan sendiri oleh orang tua kepada anaknya mampu menciptakan kedekatan emosional. Sehingga Program dari pada pengurus kampung dongeng ini, tidak hanya menyasar anak-anak namun juga orang tua.
”Sasaran utama dari kegiatan mendongeng ini adalah orang tua. Kami ingin memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya mendongeng untuk anak-anak,” imbuh fatimah.
Orang tua tidak menguasai seni mendongeng kepada anaknya juga dapat mempelajari cara-cara bercerita, mengunakan artikulasi, intonasi, dan persuasi agar mengugah minat anak-anak. Hal ini, menjadikan momen berharga untuk mengajarkan hal-hal baru.

”Triknya adalah menggunakan buku cerita yang menarik, dengan gambar yang berwarna-warni agar anak-anak tertarik. Intonasi suara yang bervariasi juga menjadi kunci dalam menjaga perhatian anak-anak. Ajak anak menggunakan pendekatan persuasif,” ungkapnya.
Fatimah Zahra juga mengajak semua orang tua untuk bergabung dalam kegiatan mendongeng setiap minggunya. Ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk belajar mendongeng bersama, tetapi juga mempererat tali persaudaraan di antara mereka.
”Orang tua yang tidak menguasai seni mendongeng dan ingin tau caranya mendongeng, bisa melihat juga kegiatan dari kampung dongeng. Kampung dongeng selalu terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung dan belajar bersama,” imbuhnya.
Untuk diketahui kegiatan Kampung Mendongeng tebentuk sekitar tahun 1998, dan salah satu kegiatan rutinnya salah satunya adalah Pekan Ceria. Yang kerap digelar di Taman Kanak-Kanak (TK), Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan juga mendapat undangan untuk mendongeng di tempat lain.
”Kegiatan Pekan Ceria di kampung dongeng memiliki daya tarik tersendiri, dan tempat-tempat penyelenggaraannya beragam. Masyarakat dapat menemukan kegiatan ini di berbagai lokasi di Provinsi Lampung, termasuk Bandar Lampung, Metro, Lampung Utara, dan Pringsewu,” tuturnya.
Bagi teman-teman yang ingin menguasai seni mendongeng, Fatimah Zahra memberikan tips bahwa dibutuhkan waktu dan konsistensi. Setiap hari belajar dan terus berlatih di depan anak-anak akan membuat seseorang semakin mahir dalam mendongeng.
Kampung dongeng juga sering diundang untuk berbagai kegiatan, Informasi teknis dapat ditemukan di akun Instagram resmi @kampungdongeng.lampung. Dan dapat mengirimkan pesan langsung. Bergabunglah dalam kampung dongeng ini untuk merasakan keajaiban mendongeng dan ikut serta dalam membangun hubungan yang kuat antara anak-anak dan orang tua.***






