Warna.co, Bandar Lampung – Ketahanan pangan disebut sebagai modal utama dalam membangun keluarga sejahtera, demikian disampaikan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bandar Lampung, Yuni Karnelis, saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Batu Putu, Minggu (23/11/2025).
Menurut Anggota Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung ini, akses terhadap pangan yang cukup, bergizi, dan berkelanjutan berpengaruh langsung pada kesehatan serta produktivitas keluarga.
Yuni menjelaskan bahwa pembinaan keluarga sejahtera dapat dimulai dari langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat, seperti mengoptimalkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran atau buah, mengurangi pemborosan makanan, serta memanfaatkan sisa bahan pangan secara bijak. Selain itu, pengetahuan tentang gizi dan pola makan sehat juga perlu ditingkatkan.
“Langkah-langkah ini akan membantu menghemat pengeluaran, meningkatkan kemandirian, serta membuat keluarga lebih siap menghadapi tantangan ekonomi,” jelasnya.
Ia menambahkan, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga terkait kemampuan keluarga mengakses, mengelola, dan menjaga keberlanjutan pangan.
“Keluarga adalah benteng pertama ketahanan pangan. Ketika kebutuhan pangan terpenuhi secara layak dan bergizi, pondasi kesejahteraan keluarga akan ikut terbentuk,” tegas Yuni.
Sebagai Srikandi PKS, ia mendorong masyarakat untuk memaksimalkan potensi lokal melalui pekarangan pangan, urban farming, dan pengelolaan bahan makanan secara mandiri. Menurutnya, upaya sederhana tersebut dapat menekan biaya hidup sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga.






