Wali Kota Eva Dwiana Berikan 30 Tiket Umroh Gratis untuk Pengurus Mushola

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana resmi menunjuk 30 pengurus mushola untuk berangkat umroh gratis.-warna.co
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana resmi menunjuk 30 pengurus mushola untuk berangkat umroh gratis.-warna.co

Warna.co, Bandarlampung — Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, kembali membuat gebrakan sosial yang menjadi sorotan publik. Dalam kegiatan penyerahan dana hibah kepada mushola se-Bandarlampung, ia secara resmi menunjuk 30 pengurus mushola untuk berangkat umroh gratis.

Kebijakan ini sekaligus menjawab kritik masyarakat yang selama ini menilai bahwa pengurus masjid atau mushola jarang mendapatkan kesempatan umroh dari pemerintah kota.

Bacaan Lainnya

“Banyak yang bertanya kenapa pengurus masjid dan mushola belum diberangkatkan. Sekarang bunda tunjuk 30 orang mewakili pengurus mushola yang ada di Bandarlampung,” ucap Eva Dwiana, Selasa (28/10/2025).

Dengan pemberian tiket umroh gratis, insentif tahunan, hingga rencana besar 2027, Pemkot Bandarlampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perhatian nyata kepada pengurus mushola—mereka yang selama ini bekerja dalam diam menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di lingkungan warga.

Kebijakan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi para pengurus mushola sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat akar rumput.

Selain memberikan tiket umroh gratis, Wali Kota Eva Dwiana juga menyerahkan insentif kepada 581 pengurus mushola. Ia memastikan dukungan Pemkot tidak berhenti pada bantuan dana semata.

“Alhamdulillah hari ini kita bagikan insentif untuk seluruh pengurus mushola. Nanti bunda akan keliling mushola, sekaligus melihat kebutuhan apa saja yang perlu dibantu,” ujarnya.

Kunjungan tersebut, menurutnya, penting agar pemerintah dapat hadir langsung melihat kondisi tempat ibadah dan mendengar kebutuhan warga.

Setiap Mushola Terima Bantuan Rp500 Ribu

ementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Aklim Sahadi
Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Aklim Sahadi

Kepala Dinas Sosial Bandarlampung, Aklim Sahadi, menjelaskan bahwa setiap mushola menerima bantuan sebesar Rp500.000 untuk tahun 2025.

“Bantuan ini diberikan sekali dalam satu tahun, bukan berkala,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk perhatian Pemkot kepada para pengurus mushola yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga fasilitas ibadah di lingkungan masyarakat.

Tak berhenti pada bantuan tahunan, Pemkot Bandarlampung juga menyiapkan rencana jangka panjang. Pada tahun 2027, mushola direncanakan akan diangkat sebagai ornamen khas Lampung, sebagaimana perhatian besar yang selama ini diberikan kepada masjid.

“Insya Allah 2027 kita mulai dari mushola. Bisa satu kecamatan dulu, lalu bertambah. Namun ada syaratnya: mushola harus memiliki sertifikat dan luas tanah minimal 1.000 meter,” kata Aklim.

Saat ini, Bandarlampung memiliki 840 masjid, dan penyaluran bantuan akan tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Sudah kita usulkan. Semoga bisa direalisasikan sesuai APBD,” pungkasnya.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *