Warna.co, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar rapat koordinasi sebagai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung 2025.
Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menyampaikan berbagai agenda telah dirancang guna memeriahkan momen bersejarah tersebut.
Menurutnya, perayaan tahun ini akan terdiri dari dua bagian utama. Pertama adalah kegiatan seremonial yang meliputi upacara peringatan, tabur bunga di makam pahlawan, serta rapat paripurna istimewa di DPRD. Kedua, akan diselenggarakan acara untuk masyarakat umum dalam bentuk Bandarlampung Expo.
“Expo tersebut akan diselenggarakan di Graha Mandala Alam, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton. Meskipun lokasi tersebut sedang dalam tahap renovasi oleh Dinas Pekerjaan Umum, kami pastikan perbaikannya selesai pada akhir Juni, sehingga siap digunakan pada bulan Juli mendatang,” jelas Iwan.
Bandarlampung Expo yang mengusung tema “Bandarlampung Gemilang” ini akan dimeriahkan oleh pertunjukan hiburan dari artis nasional dan lokal. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
“Kami menggandeng PT Andaru sebagai penyelenggara acara (event organizer). Semua hiburan yang disajikan bersifat gratis agar seluruh masyarakat dapat menikmati,” imbuhnya.
Iwan Gunawan berharap kegiatan ini dapat berlangsung lancar dan menarik antusiasme besar dari warga. Ia optimistis jumlah pengunjung akan mencapai ratusan ribu orang.
“Karena ini diselenggarakan untuk masyarakat, kami berharap seluruh warga dapat hadir dan merasakan euforia perayaan hari jadi kota kita tercinta,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan HUT ke-343 Kota Bandarlampung, Willson Faisol, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, menuturkan bahwa persiapan teknis sudah memasuki tahap finalisasi.
“Rangkaian kegiatan seremonial akan berlangsung pada 17 Juni 2025 di halaman Pemkot, Taman Makam Pahlawan, dan DPRD. Kemudian, akan ada jalan sehat pada 29 Juni dan puncaknya Bandarlampung Expo pada 12–19 Juli,” ujarnya.
Untuk kegiatan jalan sehat, rute akan ditentukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Sementara itu, Expo di Graha Mandala akan diisi oleh ratusan tenant UMKM lokal yang telah dikurasi agar mampu menampilkan potensi ekonomi kreatif kota ini.
Selain itu, akan digelar pula berbagai kompetisi antarsekolah mulai dari tingkat SMP hingga SMA, serta festival kuliner yang menargetkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pembuatan scuball terbesar.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita akan menonjolkan partisipasi pelajar serta kreativitas warga. Akan ada perlombaan dan hiburan dari sejumlah artis yang akan menambah semarak suasana,” kata Willson.
Ia menambahkan bahwa Bandarlampung Expo juga bertujuan untuk menampilkan berbagai pencapaian pembangunan kota selama satu tahun terakhir.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga menjadi refleksi dan motivasi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Bandarlampung. Bahkan, diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.***






