BPBD Bandar Lampung Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

Bandar Lampung Warna.co – Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Bandar Lampung pada Sabtu (14/6/2025), menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik kota.

Hujan lebat disertai angin kencang tidak hanya menimbulkan gangguan lalu lintas, tetapi juga memicu potensi risiko keselamatan bagi warga.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Edy Susanto, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim reaksi cepat setelah menerima laporan pertama pada pukul 14.05 WIB.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk evakuasi dan penanganan. Fokus utama kami adalah memastikan jalur transportasi aman dan tidak ada korban,” ujar Edy.

Salah satu lokasi terdampak terparah berada di Jalan Z.A. Pagar Alam, Rajabasa, di mana pohon getah merah berdiameter 120 cm tumbang menimpa kabel listrik. Kejadian ini menimbulkan potensi gangguan pasokan listrik di wilayah sekitar, meski belum ada laporan kerusakan berat atau korban jiwa.

Di titik lain, seperti Jalan Imam Bonjol (Segalamider), PKOR Way Halim, serta Jalan Laksamana R.E. Martadinata, petugas menemukan beberapa pohon dengan kondisi rapuh tumbang dan menutup jalan. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat berat ringan agar akses kendaraan bisa segera kembali normal.

Sementara di kawasan perumahan Grand Saujana, Campang Jaya, sebuah pohon tumbang mengenai atap rumah warga, menyebabkan kerusakan pada bagian kanopi teras. Tim BPBD bersama warga melakukan pembersihan material pohon sambil menilai tingkat kerusakan.

Edy menambahkan bahwa intensitas hujan yang cukup tinggi ditambah kondisi pohon yang sebagian sudah tua menjadi kombinasi yang berbahaya. BPBD telah memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan PLN, untuk mengantisipasi dampak susulan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai pohon rindang di sekitar permukiman dan jalur lalu lintas, terutama saat hujan deras turun. Segera laporkan jika melihat potensi bahaya,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *