Warna.co, Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, berkolaborasi dengan Universitas Bandar Lampung (UBL), asosiasi, serta pelaku industri jasa keuangan, secara resmi menggelar acara pembukaan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2025 di Auditorium Gedung Pascasarjana UBL, Jumat (23/5/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), yang diinisiasi OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara menyeluruh.
Program ini dilaksanakan dengan prinsip pemerataan, sinergi, keberlanjutan, serta pendekatan yang terukur dan terarah, melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah.
Salah satu rangkaian kegiatan utama dari GENCARKAN tahun ini adalah Bulan Literasi Keuangan, yang berlangsung sepanjang Mei hingga Agustus 2025. Program ini dilaksanakan serentak oleh OJK pusat maupun kantor-kantor regional, bekerja sama dengan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dan asosiasi terkait.
Selama periode ini, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan edukatif seperti financial literacy series, kampanye literasi keuangan, serta penghargaan literasi keuangan. Berbagai bentuk kegiatan, antara lain webinar, podcast, talk show, kelas edukasi, dan workshop intensif akan menyasar berbagai segmen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, petani, nelayan, komunitas profesi, penyandang disabilitas, hingga masyarakat umum.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, didampingi Dekan Fakultas Hukum UBL, Prof. Dr. Erlina B., S.H., M.H., Direktur Bisnis PT Lampung Berkah Finansial Teknologi, Amran, serta Analis Direktorat Pengaturan PVML OJK, Dedy Nur Arifin.
Acara juga dirangkaikan dengan kuliah umum bertema “Regulasi Fintech di Indonesia: Antara Inovasi dan Kepastian Hukum” yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Pengaturan PVML OJK dan PT Lampung Berkah Finansial Teknologi. Selain itu, dilakukan pencanangan sembilan duta literasi keuangan yang mewakili lima sektor Industri Jasa Keuangan (IJK).
Dalam sambutannya, Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy berharap agar kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap sektor keuangan, khususnya di Provinsi Lampung.
“Melalui kuliah umum dan pembukaan Bulan Literasi Keuangan ini, masyarakat dapat memperoleh manfaat nyata dalam memahami sistem keuangan, sehingga turut meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di daerah ini,” ujarnya.
Data yang dihimpun dari laporan PUJK di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa hingga 23 Mei 2025, telah terselenggara 73 kegiatan literasi dengan jumlah peserta mencapai 4.000 orang. Jumlah ini diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai 155 kegiatan dengan partisipasi lebih dari 8.700 peserta pada puncak kegiatan di bulan Agustus 2025.
Prof. Dr. Erlina B., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada OJK dan seluruh mitra industri jasa keuangan atas perhatian dan komitmen dalam meningkatkan literasi keuangan.
“Kami tegaskan komitmen Universitas Bandar Lampung, untuk terus menjalin kerja sama yang lebih erat demi menciptakan masyarakat yang semakin melek keuangan,” pungkasnya.***






