Vaksinasi PMK Ternak Bandar Lampung Dilakukan, 92 Dosis Telah Tersalurkan

Hewan Ternak di Bandar Lampung saat divaksin PMK - warna.co
Hewan Ternak di Bandar Lampung saat divaksin PMK - warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung telah melaksanakan program vaksinasi, untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Jumat (31/1/2025) di Kelurahan Gunung Sulah dengan melibatkan Bhabinkamtibmas setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Erwin, menyampaikan bahwa vaksinasi hari itu meliputi 92 dosis, dari total 100 dosis yang direncanakan.

Ia menambahkan bahwa selain vaksinasi, kegiatan ini juga melibatkan penyemprotan disinfektan guna menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar ternak.

“Bantuan vaksin dari pemerintah pusat akan datang secara bertahap. Program vaksinasi ini bertujuan memberikan perlindungan kepada hewan ternak, terutama sapi, kambing, dan domba yang rentan terhadap PMK, serta untuk mencegah penyebaran penyakit ini yang belakangan ini mulai kembali merebak di Indonesia,” kata Erwin.

Erwin juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, Kota Bandar Lampung belum tercatat ada kasus PMK pada hewan ternak. Bahkan, vaksinasi rutin yang dilaksanakan sepanjang tahun 2024 terbukti efektif dalam mencegah penyebaran penyakit ini.

“Tercatat, sebanyak 1.203 ekor ternak di Bandar Lampung, yang terdiri dari 762 sapi dan 441 kambing, semua bebas dari PM,” ungkapnya.

Ia menyebut, data terbaru dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, jumlah sapi yang terjangkit PMK di Indonesia per 13 Januari 2025 mencapai 17.000 ekor. Meskipun demikian, Bandarlampung berhasil mempertahankan status bebas PMK berkat langkah vaksinasi yang dilakukan secara rutin.

“Penyakit ini memang mudah menyebar lewat udara, sehingga kami akan terus melakukan vaksinasi dan penyemprotan disinfektan. Kami juga masih melakukan pendataan ulang terhadap populasi ternak dan menunggu distribusi vaksin lanjutan dari pemerintah pusat,” ujar Erwin.

Ke depannya, Dinas Pertanian Kota Bandarlampung akan melanjutkan vaksinasi pada bulan Februari 2025, dengan harapan dapat terus menjaga kesehatan ternak di wilayah tersebut. Dengan tindakan preventif seperti ini, diharapkan penyebaran PMK dapat ditekan dan terhindar dari dampak yang lebih luas.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *