Bandar Lampung Warna.co – Demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta untuk pemasangan palang pintu kereta api manual di dua perlintasan, yakni Jl. H. Komarudin, Rajabasa, dan Jl. Sonokeling, Tanjunggading, Kecamatan Kedamaian.
Kabid Sarana Prasarana dan Pembinaan Keselamatan Dishub Kota Bandar Lampung, Nirma Thano, menyampaikan bahwa langkah ini adalah upaya awal sebelum beralih ke sistem otomatis.
“Palang pintu yang dipasang bersifat manual karena keterbatasan anggaran. Namun, tahun depan kami merencanakan perbaikan dan pemasangan palang pintu otomatis di beberapa lokasi,” ungkapnya, Senin (2/12/2024).
Palang pintu di Jl. Sonokeling sudah berfungsi secara manual. Sementara di Jl. H. Komarudin, salah satu dari dua palang pintu mengalami kerusakan selama dua hari terakhir dan kini dalam perbaikan. Dishub juga akan menambah jumlah penjaga dari 18 menjadi 40 orang pada 2025 untuk memastikan pengawasan lebih optimal.
Menurut Nirma, tambahan personel akan membantu pengawasan di beberapa perlintasan lain, seperti Jl. Bumi Manti, Kampung Baru, dan Ketapang. “Kami akan menempatkan petugas di beberapa shift agar pengawasan lebih intensif,” tambahnya.
Pemasangan dan pengelolaan perlintasan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 64 Tahun 2018. Selain mengandalkan anggaran daerah, beberapa perlintasan juga telah dibangun oleh Kementerian Perhubungan.
“Keselamatan di perlintasan kereta api menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas di perlintasan, terutama di lokasi yang belum memiliki palang pintu otomatis,” pungkas Nirma.






