Dua Belas Pohon Tumbang di Bandar Lampung, Wakhidi Himbau Warga Terus Waspada

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi-warna.co
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi-warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi menyebut terdapat dua belaksa kasus pohon tumbang yang diakibatkan terjadinya musim angin kencang di Kota Tapis Berseri.

Meskipun tidak ditemukan adanya korban jiwa dan kerugian besar yang dilaporkan dalam kejadian ini. BPBD tetap menghimbau agar warga terus waspada selama berlangsungnya musim angin kencang di Bandar lampung.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, seluruh proses evakuasi telah selesai, dan kami akan terus memantau kondisi di lapangan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” ungkap Wakhidi, Kamis (26/9/2024).

BPBD juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pengecekan, terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di wilayah Kota Bandar Lampung.

Wakhidi mengatakan angin kencang yang melanda Kota Bandar Lampung selama satu hari satu malam menyebabkan sebanyak dua belas pohon tumbang di berbagai wilayah.

“Ada 12 pohon yang tumbang. Tiga pohon tumbang pada malam hari, sedangkan sembilan lainnya tumbang pagi hingga siang hari ini,” jelasnya.

Pertama terjadi di tiga lokasi pada malam hari, yaitu di Olok Gading, Kemiling, dan Way Laga, Sukabumi. Proses evakuasi pohon di ketiga lokasi tersebut telah selesai dilakukan oleh tim BPBD.

“Pohon-pohon yang tumbang di malam hari sudah kami evakuasi. Syukurnya, tidak ada korban jiwa, meski beberapa bangunan mengalami kerusakan,” tambahnya.

Pada pagi dan siang hari, sembilan pohon lainnya tumbang di berbagai lokasi. Salah satu kejadian terjadi di Jl. Imam Bonjol, Langkapura, di mana sebuah pohon tangkil dengan diameter 80 cm menimpa rumah milik seorang warga bernama Feri, merusak bagian dapur rumahnya. Proses evakuasi di lokasi tersebut selesai pada pukul 08.35 WIB.

Di Jl. Jend. Ryacudu, Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, sebuah pohon petai cina dengan diameter 50 cm tumbang dan menimpa kabel listrik.

“Beruntung, tidak ada kerusakan yang dilaporkan, dan proses evakuasi di lokasi ini selesai pada pukul 09.15 WIB,” tuturnya.

Di lokasi lain, tiga pohon besar—pohon jati, bayur, dan pule—tumbang di Jl. Alamayah, Srengsem, Kecamatan Panjang. Meskipun ketiganya memiliki diameter hingga 80 cm, tidak ada kerusakan maupun korban jiwa yang dilaporkan.

Pohon-pohon lainnya juga tumbang di beberapa lokasi, termasuk di Jl. Kenari, Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, di mana sebuah pohon mangga dengan diameter 60 cm tumbang tanpa menimbulkan kerusakan.

Pohon trembesi berdiameter 90 cm juga tumbang di Jl. Meranti Gunung, Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, tanpa menimbulkan kerusakan.

Terakhir, sebuah pohon mangga dilaporkan tumbang di Jl. Abimanyu, TPU Kebon Sirih, Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Wayhalim. Proses evakuasi di lokasi ini selesai pada pukul 11.27 WIB.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *