Belajar yang Menyenangkan Melalui Ekspedisi Literasi Komunitas Ngajar Anak

Kegiatan mendongeng pada anak-anak dalam program Ekspedisi Literasi Komunitas Ngajar Anak | warna.co
Kegiatan mendongeng pada anak-anak dalam program Ekspedisi Literasi Komunitas Ngajar Anak | warna.co

Warna.co, Lampung Timur – Ekspedisi Literasi yang digelar Komunitas Ngajak Anak Belajar (Ngajar), di Rumah Belajar Akar Pelangi, Desa Labuhan Ratu 9, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur membuat belajar lebih menyenangkan.

Acara yang berlangsung selama dua hari, mulai dari 31 Agustus hingga 1 September 2024 itu, menciptakan edukasi yang mendidik juga menghibur dan mendidik anak.

Bacaan Lainnya

Adapun kegiatan diisi dengan belajar mengajar menggunakan media pembelajaran kreatif, sesi membaca nyaring, mendongeng, hingga menonton bersama yang dirancang untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Wakil Ketua Komunitas Ngajar, Inaya Izatul Azka menjelaskan, dalam kegiatan Ekspedisi Literasi ini, anak-anak diajak mengolah bahan-bahan limbah yang ramah lingkungan, untuk dijadikan alat-alat belajar yang kreatif dan menyenangkan.

“Anak-anak belajar meciptakan bahan media pembelajaran yang menarik, dari bahan-bahan ramah lingkungan,” ujar Inaya.

Ekspedisi Literasi juga semakin meriah dengan adanya hiburan perlombaan bagi anak-anak rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia.

“Namun, perlombaan ini berbeda dari lomba pada umumnya, karena disesuaikan dengan tema literasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan dalam program ini merupakan bagian dari Ekspedisi Literasi, jadi setiap aktivitas yang kami lakukan berhubungan dengan literasi dan pembelajaran.

“Sehingga kami melibatkan berbagai pihak, termasuk Rumah Baca Akar Pelangi dan komunitas lain. Salah satu tokoh yang turut serta adalah Kak Jarwo dari Read Aloud Metro dan Komunitas Dongeng Metro untuk membacakan buku dan mendongeng untuk anak-anak,” jelasnya.

Pengelola Rumah Baca Akar Pelangi, Rudi Hartono
gua menyampaikan rasa bangganya atas kolaborasi ini. Ia merasa bahwa kehadiran Komunitas NGAJAR dan Kak Jarwo telah memberikan pengalaman pembelajaran yang unik dan menyenangkan bagi anak-anak di wilayahnya.

“Kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi anak-anak di sini. Dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan juga sangat luar biasa dalam membangun literasi anak dan masyarakat di wilayah ini,” ujar Rudi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *