Pohon Angsana di Emir Noer Tumbang, Timpa Tiang PLN dan Pengendara

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi saat diwawancarai Warna.co || Foto Ahmad Riko
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi saat diwawancarai Warna.co || Foto Ahmad Riko

Warna.co, Bandar Lampung – Sebuah pohon angsana di JL Pangeran Emir M. Noer, Pengajaran, Teluk Betung Utara tumbang dan menimpa tiang PLN serta Pengendara Bermotor, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tumbangnya pohon angsana berdiameter 80 cm dan tinggi lebih dari 5 meter tersebut, diakibatkan akar pohon yang lapuk dan angin kencang yang melanda kawasan Emir Noer pagi hari.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi mengatakan, saat mendengar kabar tersebut pihaknya langsung menerjunkan delapan personel untuk membantu evakuasi.

”Delapan personel BPBD membantu lakukan evakuasi pohon, dan korban luka ringan bagian kaki tangan untuk langsung dilarikan kerumah sakit,” ungkap Wakhidi, diruang kerjanya.

Selain korban pengendara bermotor yang tengah melintas jalan Emir Noer, Pohon tumbang ini juga menimpa tiang listrik milik PLN.

Foto Doc Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung
Foto Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung saat melakukan evakuasi pohon angsana yang tumbang di Jalan Emir Noer Teluk Betung Utara / ist

”Pohon yang tumbang juga menimpa tiang listrik sehingga menjadi patah dan mengganggu kelistrikan. Sehingga tadi juga kita berkoordinasi dengan PLN untuk memperbaikinya,” tambah Wakhidi.

Wakhidi menjelaskan bahwa pohon angsana tumbang disebabkan akar pohon yang sudah lama lapuk, dan disertai angin kencang diwilayah Emir Noer.

“Pohon Angsana yang tumbang itu batangnya masih bagus, tapi akar pohonnya pada lapuk,” ujar Wakhidi.

Dalam upaya evakuasi, delapan personel BPBD Kota Bandar Lampung membutuhkan waktu 30 menit pengerjaaan. Saat ini, pihak berwenang terus memantau dan memastikan tidak ada potensi bahaya lebih lanjut akibat kejadian tersebut.

”Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan lingkungan sekitar, terutama saat terjadi angin kencang,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *