Damkarnat Catat 68 Kasus Kebakaran dengan Kerugi Rp2,2 Miliar

Foto Anthony Irawan memimpin pemadaman api saat terjadi kebakaran - warna.co
Foto Anthony Irawan memimpin pemadaman api saat terjadi kebakaran - warna.co

Warna.co, Bandar Lampung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung mencatat68 kejadian kebakaran dengan total kerugian Rp2,2 miliar. peristiwa itu terjadi dalam rentang bulan Januari hingga 31 Mei 2024.

Kepala Dinas Damkarmat kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menyampaikan bahwa jumlah kebakaran terbanyak terjadi pada bulan Maret dengan 20 kasus, diikuti oleh Januari dengan 19 kasus. Sementara itu, pada Mei terjadi 12 kasus, Februari 11 kasus, dan April 6 kasus.

Bacaan Lainnya

“Selama periode Januari sampai 31 Mei 2024, sudah terdapat 68 kasus kebakaran yang terjadi di Bandar Lampung,” ujar Anthoni, pada Senin (3/6/2024).

Akibat dari kebakaran ini, pihak Damkarmat menaksir kerugian materil yang ditimbulkan mencapai milliaran rupiah, dengan kerugian terbesar terjadi pada bulan Mei yang mencapai Rp844 juta.

“Penyebab utama kebakaran didominasi oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia. Penggunaan stop kontak yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia dan penggunaan terlalu banyak colokan pada satu kabel yang dapat menyebabkan arus pendek listrik. Kelalaian meninggalkan rumah dengan kondisi kompor masih menyala,” jelasnya.

Maka, sambung Anthony, untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran, Damkarmat Bandar Lampung telah menyiagakan enam belas pos yang tersebar di 20 kecamatan untuk memastikan respon cepat terhadap setiap kejadian kebakaran.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *