Warna.co, Bandar Lampung – Tawuran antar remaja menjadi masalah serius di sebagian kota, termasuk Bandar Lampung. Dalam upaya menanggulangi fenomena tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandar Lampung mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan personelnya untuk melakukan siaga malam.
Kepala Satpol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizky mengatakan, langkah ini diambil sebagai respons atas insiden tragis yang menelan korban jiwa, seperti yang terjadi pada RA (16) beberapa waktu lalu.
“Belasan personel akan ditempatkan di setiap kecamatan, untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Kota Tapis Berseri ini tetap terjaga. Kami memiliki tim yang bertugas di malam hari, terutama di daerah Teluk,” ungkap Nurizky., Senin (6/5/2024)
Upaya Satpol PP Bandar Lampung ini, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Namun, upaya ini juga membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan instansi terkait lainnya.
“Dan ke depan kita akan koordinasi dengan rekan-rekan di kecamatan, untuk menggiatkan kembali ronda malam atau siskamling,” ungkapnya.
Insiden yang menimpa RA, seorang siswa SMK, menjadi pukulan keras bagi komunitas pendidikan dan masyarakat Bandar Lampung secara keseluruhan. Rizky mengimbau, dalam konteks ini, peran keluarga juga menjadi krusial. Para orangtua lebih memantau keberadaan dan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari.
“Hanya dengan kerja sama yang solid, masalah tawuran remaja dapat diatasi secara efektif. Demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda Bandar Lampung. Untuk itu, perlunya memberikan pantauan anak, supaya tidak keluar di tengah malam melakukan tawuran,” pungkasnya.***






