Warna.co, Bandar Lampung – Dalam rangka persiapan menuju ibadah haji, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung telah mengambil langkah proaktif dengan memastikan bahwa semua calon jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 2024 telah divaksinasi meningitis.
Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, dalam pernyataannya, Selasa (7/5/2024). Menurut Desti, vaksinasi meningitis telah diberikan kepada semua calon jamaah haji, kecuali bagi mereka yang merupakan jamaah cadangan dan belum memiliki kepastian keberangkatan.
“Namun, begitu ada kepastian keberangkatan bagi jamaah cadangan tersebut, mereka juga akan segera mendapatkan vaksinasi,” kata Desti.
Desti Mega Putri juga menegaskan bahwa stok vaksin meningitis di Bandar Lampung telah mencukupi untuk kebutuhan calon jamaah haji reguler. Sementara itu, untuk calon jamaah haji ONH Plus, proses vaksinasi meningitis dapat dilakukan di Balai Karantina Kesehatan (BKK) Panjang.
“Terkait dengan tingkat kepatuhan, bahwa calon jamaah haji dari Kota Bandar Lampung telah mematuhi aturan vaksinasi meningitis dengan cukup baik. Karena keharusan bagi mereka yang akan melakukan ibadah haji, terutama mengingat bahwa di Arab Saudi, calon jamaah haji akan berada dalam lingkungan yang berisiko tinggi,” jelas dia.
Desti Mega Putri juga menjelaskan bahwa vaksin meningitis bertujuan untuk melindungi calon jamaah haji dari risiko tertularnya penyakit meningitis, yang dapat menyerang dengan penularan melalui cairan saluran pernafasan seperti air liur saat bersin, batuk, atau menggunakan alat makan bersamaan.
“Persyaratan khusus diberlakukan, dimana seseorang hanya dapat divaksin meningitis jika mendapatkan rekomendasi dari dokter spesialis, yang bertanggung jawab atas kesehatan calon jamaah haji tersebut,” ungakpnya.
Diketahui, terdapat 1.564 calon jamaah haji dari Bandar Lampung, dengan rincian 685 pria dan 879 wanita. Usia calon jamaah haji bervariasi, dengan yang tertua berusia 93 tahun dan yang termuda berusia 18 tahun.**






